Ayatollah Ali Khamenei punya peringatan keras untuk Amerika Serikat. Pemimpin tertinggi Iran itu menyatakan, serangan apa pun dari AS bakal memicu perang yang meluas di kawasan. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan yang terus memanas antara kedua negara.
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump tampaknya tak terlalu terpengaruh. Saat ditanya wartawan soal peringatan Khamenei, responsnya singkat dan khas.
"Tentu saja dia akan mengatakan itu," ujar Trump, seperti dilansir AFP, Senin (2/2/2026).
Meski begitu, Trump masih menyisipkan harapan. Ia bilang masih berharap bisa mencapai kesepakatan dengan Iran. "Semoga kita bisa mencapai kesepakatan. Jika kita tidak mencapai kesepakatan, maka kita akan mengetahui apakah dia benar atau tidak," tambahnya.
Sebelumnya, Khamenei telah mewanti-wanti AS dengan bahasa yang lebih gamblang. Ia menyamakan gelombang protes yang mengguncang Iran baru-baru ini dengan sebuah "kudeta". Menurutnya, aksi para perusuh yang menyerang kantor polisi, pusat pemerintahan, bahkan membakar Al-Quran, adalah bentuk makar.
"Kudeta itu telah ditumpas," tegasnya.
Artikel Terkait
Bahar bin Smith Resmi Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan Banser
Masjid Jadi Titik Terang di Tengah Reruntuhan Longsor Cisarua
Program Makan Bergizi Gratis Prabowo Jadi Sorotan Gedung Putih
KPK Periksa Penilai Pajak dan Staf Perusahaan Terkait Dugaan Suap di Kantor Pajak Jakarta Utara