Anfield, Jumat dini hari WIB, jadi saksi sebuah hasil yang mengecewakan bagi tuan rumah. Liverpool harus puas berbagi angka dengan Leeds United. Skor akhir 0-0.
Padahal, laga ini seharusnya bisa jadi momen The Reds mengamankan poin penuh. Tapi ya, bola itu bundar. Banyak peluang tercipta, terutama di kotak penalti Leeds, namun penyelesaian akhir selalu bermasalah. Bola melambung di atas mistar, atau dengan mudah ditangkap kiper. Arne Slot pasti geleng-geleng melihatnya.
Menurut sejumlah saksi di tribun, suasana terasa cukup flat. Serangan demi serangan yang mentah akhirnya membuat penonton sedikit frustasi.
“Kami seharusnya menang. Itu jelas. Tapi kami tidak cukup tajam hari ini,” ujar seorang pemain Liverpool usai pertandingan, mencerminkan kekecewaan yang terasa di seluruh stadion.
Di sisi lain, bagi Leeds, satu poin ini tentu saja seperti harta karun. Mereka bertahan dengan cukup rapat dan disiplin, berhasil merampas poin dari markas salah satu tim besar.
Imbang ini membuat peta klasemen tak banyak berubah. Liverpool tetap nangkring di posisi empat dengan 33 poin. Sementara itu, Leeds United bertengger di peringkat 16 dengan koleksi 21 poin. Jaraknya masih cukup aman dari zona merah, setidaknya untuk saat ini.
Pertanyaan besarnya sekarang: bagaimana Liverpool memperbaiki masalah efisiensi ini? Musim masih panjang, tapi peluang yang terbuang sia-sia seperti ini bisa berakibat fatal nantinya.
Artikel Terkait
Alwi Farhan Incar Balas Dendam ke Alex Lanier di Semifinal Singapura Open 2026
Persib dan Borneo FC Resmi Wakili Indonesia di Piala Klub ASEAN 2026/2027, Persija dan Persebaya Tersingkir
FIFA Jatuhkan Sanksi Larangan Registrasi Pemain ke Persib Bandung
Persib Bandung Kena Sanksi Larangan Registrasi Pemain Baru FIFA Imbas Sengketa Kontrak Luis Milla