Bau tak sedap menyambut di sekitar Taman Indonesia Kaya, Semarang, Senin pagi. Tumpukan sampah berserakan di beberapa titik, bahkan ada yang menggunung persis di samping pagar masuk kantor Gubernur Jawa Tengah. Rupanya, ini adalah sisa-sisa festival kuliner yang digelar sehari sebelumnya.
Menurut Slamet, seorang juru parkir di lokasi, acara itu digelar sebuah perusahaan. "Salah satu kegiatannya kan makan mi ayam beramai-ramai," ujarnya. Hasilnya? Sampah plastik, kemasan makanan, dan sisa pesta kuliner itu dibiarkan begitu saja.
Kondisi ini jelas membuat kesal para petugas kebersihan. Sumiati (58), koordinator penyapu jalanan di kawasan itu, tak bisa menyembunyikan amarahnya. Ia sampai menelepon penyelenggara acara.
Biasanya, kata Sumiati, ada koordinasi yang terjalin rapi. Setiap ada acara di sekitar TIK atau kantor gubernur, penyelenggara pasti berhubungan dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang. Tapi untuk acara Minggu kemarin? Nihil. Tidak ada pemberitahuan sama sekali.
Artikel Terkait
Gelombang Baru Pemakzulan Sara Duterte: Tuduh Ancam Bunuh Marcos hingga Dugaan Korupsi Dana Pendidikan
Audit BPK Bongkar Selisih Rp916 Triliun dalam Kasus Korupsi Pertamina
Noel Bicara Blak-blakan: Dulu Singa Lapangan, Kini Singa Sirkus
Dua Pejuang, Dua Arena: Sigit dan Jokowi Sama-sama Angkat Sumpah Habis-habisan