Skincare dan Kosmetik Laris Manis Menyambut Ramadan

- Senin, 02 Februari 2026 | 13:36 WIB
Skincare dan Kosmetik Laris Manis Menyambut Ramadan

Menjelang Ramadan, suasana berubah. Rutinitas harian perlahan bergeser, dan hal itu ternyata berdampak luas tak terkecuali pada cara orang menjaga kesehatan dan penampilan mereka. Menariknya, data dari platform layanan kesehatan digital Halodoc mengungkap tren yang cukup jelas: pembelian produk kesehatan dan kosmetik justru meningkat di periode pra-Ramadan.

Berdasarkan temuan sepanjang 2025, angka penjualan untuk produk kesehatan dan perawatan kulit melonjak hingga 15 persen. Kenaikan ini seolah jadi penanda bahwa masyarakat mulai lebih memperhatikan kondisi diri, menyambut perubahan pola hidup selama sebulan penuh berpuasa.

Produk Penanganan Jerawat Paling Laris

Nah, peningkatan paling mencolok justru ada di kategori perawatan kulit. Data Halodoc menunjukkan, penjualan di kategori ini naik 18 persen pada minggu terakhir sebelum Ramadan. Yang mengejutkan, angkanya malah terus merangkak naik 19 persen di minggu pertama puasa. Produk dengan kandungan aktif seperti benzoyl peroxide dan clindamycin topical, yang biasa dipakai untuk jerawat, jadi incaran utama. Permintaan untuk mikonazol, yang biasa mengatasi infeksi jamur kulit, juga ikut meroket.

“Kalau sudah bicara kecantikan, biasanya berkaitan dengan momen Lebaran. Orang ingin terlihat lebih glowing karena akan banyak bertemu alumni, teman lama, dan keluarga,”


Halaman:

Komentar