Istri WNA Australia Hilang Misterius di Penginapan Sembalun, Lombok Timur
Seorang istri warga negara asing (WNA) asal Australia, Fitri Rosita, dilaporkan hilang secara misterius dari sebuah penginapan di Desa Sajang, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur. Kejadian hilangnya istri WNA ini terjadi pada hari Minggu, 26 Oktober.
Kepolisian Resor (Polres) Lombok Timur telah mengonfirmasi penerimaan laporan ini. Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nicolas Oesman, menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap kasus hilangnya Fitri Rosita di Sembalun.
Kronologi Hilangnya Istri Warga Australia
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian ini berawal ketika Fitri Rosita dan suaminya menginap di penginapan tersebut. Mereka diketahui sempat berbincang hingga larut malam sebelum akhirnya masuk ke kamar.
Namun, alih-alih beristirahat, korban justru memakai sepatu. Hal ini menimbulkan kecurigaan sang suami yang kemudian bertanya maksud tindakan istrinya. Saat diminta untuk ikut, Fitri Rosita menolak dan kemudian pergi dari penginapan tanpa kembali.
Pencarian Istri WNA Hingga ke Mataram
Khawatir dengan keselamatan istrinya, suami korban langsung melakukan pencarian. Pencarian intensif dilakukan hingga hari Selasa (28/10), mencakup seluruh area Sembalun bahkan hingga ke Kota Mataram, namun tidak membuahkan hasil.
Kegagalan menemukan sang istri akhirnya mendorong suami korban untuk melaporkan kejadian ini secara resmi ke Polsek Sembalun. Laporan resmi ini kemudian ditindaklanjuti oleh jajaran Polres Lombok Timur.
Penyelidikan Aktif Polres Lombok Timur
AKP Nicolas Oesman menegaskan bahwa penyelidikan untuk menemukan Fitri Rosita masih terus berlangsung. "Korban masih dicari, semoga bisa ditemukan," ujarnya, mengungkapkan harapan agar istri WNA asal Australia tersebut dapat ditemukan dalam keadaan selamat.
Kasus hilangnya istri WNA di kawasan wisata Sembalun ini menjadi perhatian serius pihak berwajib. Masyarakat diharapkan dapat membantu memberikan informasi jika memiliki pengetahuan tentang keberadaan Fitri Rosita.
Artikel Terkait
Mantan Pj Gubernur Sulsel Dipanggil Lagi untuk Periksa Lanjutan Kasus Korupsi Bibit Nanas Rp50 Miliar
DPRD Kaltim Bentuk Pansus Hak Angket Usut Dugaan Pelanggaran Kebijakan Gubernur Rudy Masud
TAUD Nilai Sidang Penyiraman Air Keras di Pengadilan Militer Penuh Kejanggalan dan Tak Imparsial
Indonesia Duduki Peringkat Kedua Emisi Metana Sektor Energi Fosil di Asia Selatan dan Tenggara