Pagi itu, Kamis (29/1/2026), suasana di dua desa di Kabupaten Siak terasa berbeda. Ada aktivitas baru yang menyita perhatian. Polres Siak akhirnya memulai renovasi jembatan yang sudah lama dinanti warga. Lokasinya di Dusun I, Desa Rawang Air Putih, dan di Kampung Buatan I, Kecamatan Koto Gasib. Fokusnya sederhana: mengganti pelat besi jembatan yang sudah keropos dengan yang baru.
Ini bukan sekadar perbaikan biasa. Menurut Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, kerja bakti ini adalah wujud nyata dari program 'Jembatan Merah Putih Presisi' yang digagas Polri. Program ini memang punya tujuan yang jelas: memperlancar konektivitas antar wilayah dan mendukung berbagai aktivitas warga, mulai dari urusan sekolah hingga mencari nafkah.
Dia juga menegaskan satu hal. Tugas Polri tak cuma menegakkan hukum, tapi juga ikut serta dalam membangun kesejahteraan masyarakat. Pernyataan itu sekaligus menepis anggapan bahwa polisi hanya hadir saat ada masalah.
Di lapangan, proses renovasi berjalan dengan semangat gotong royong. Personel dari Polda Riau, Brimob, Polres, hingga Polsek turun langsung. Mereka bekerja bahu-membahu dengan warga setempat. Suasana pun terasa lebih cair, penuh dengan canda dan semangat.
Artikel Terkait
Pemprov DKI Gencarkan Normalisasi Kali Cakung dan Ciliwung Antisipasi Banjir
Saksi Ungkap Perintah Hapus Chat dan Rekening Fiktif di Sidang Korupsi Kemnaker
China Peringatkan AS: Intervensi Militer ke Iran Bisa Picu Bencana di Timur Tengah
Banjir Bekasi Meluas, 49 Desa Terendam dan Ribuan Warga Mengungsi