NTT Data baru saja meluncurkan sesuatu yang mereka sebut "Pabrik AI Perusahaan". Ini bukan pabrik konvensional, tentu saja, melainkan sebuah inisiatif strategis yang dibangun di atas teknologi NVIDIA. Intinya, mereka ingin membantu perusahaan-perusahaan di berbagai belahan dunia untuk mengadopsi kecerdasan artifisial dengan lebih cepat dan, yang penting, lebih aman.
Kalau dirinci, solusi full-stack ini menawarkan paket lengkap. Mereka mengintegrasikan segala hal mulai dari data, infrastruktur, sampai tata kelola AI secara menyeluruh. Tujuannya jelas: menciptakan model operasional yang konsisten, bisa dipakai berulang, dan yang paling krusial siap langsung dijalankan di lingkungan produksi nyata. Dengan pendekatan semacam ini, klien diharapkan bisa melihat nilai bisnis yang terukur lebih cepat.
Di sisi lain, semua ini tak lepas dari dukungan NVIDIA. Pabrik AI NTT Data ini pada dasarnya adalah sebuah ekosistem yang dirancang agar adaptif, cerdas, dan otomatis. Mereka memadukan infrastruktur GPU NVIDIA dengan jaringan berkinerja tinggi, lalu menyempurnakannya dengan perangkat lunak NVIDIA AI Enterprise. Hasilnya? Sebuah sistem AI berkinerja tinggi dengan latensi rendah yang bisa dijalankan di mana saja, mulai dari cloud, pusat data, hingga komputasi tepi.
Tak berhenti di situ, NTT Data juga mengintegrasikan dua teknologi NVIDIA lainnya: NeMo dan NIM. NeMo adalah perangkat lunak untuk membangun dan mengelola sistem AI agentik berskala besar. Sementara NIM menyediakan microservice dalam kontainer yang sudah dioptimalkan untuk GPU. Kombinasi keduanya bertujuan mempermudah segalanya: menstandarkan hasil, memotong kompleksitas, mengurangi risiko, dan pada akhirnya meningkatkan pengembalian investasi.
Menurut Abhijit Dubey, CEO NTT Data, Inc., kolaborasi ini intinya menyediakan lingkungan yang kokoh dan terstandar bagi klien.
Artikel Terkait
Arus Mudik Mulai Padati Rest Area Tol Jakarta-Merak, Puncak Diprediksi 18 Maret
Delapan Anggota Polisi Gaza Tewas dalam Serangan Udara Israel di Zawaida
KPK Tegaskan Penindakan Korupsi Tetap Berjalan Jelang Libur Lebaran 2026
Satgas PRR Berhasil Kosongkan Tenda Pengungsian di Sumut dan Sumbar