Operasi besar-besaran berhasil digelar BNN di Aceh Timur. Hasilnya? Satu orang diamankan bersama barang bukti sabu yang jumlahnya fantastis: 100 kilogram. Ini bukan penangkapan biasa.
Menurut Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto, operasi ini digelar Sabtu malam lalu, tepatnya pukul 22.45 WIB. Lokasinya di Jalan Linta Sumatera, tepatnya di kawasan Seunebok, Kecamatan Peureulak. Suasana malam yang gelap ternyata menyimpan aktivitas gelap pula.
"BNN RI memperoleh informasi awal dari Analis Intelijen bahwa akan adanya transaksi narkotika jenis sabu di wilayah Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Aceh,"
kata Suyudi, Selasa (27/1/2026).
Dari informasi itulah, BNN tak bekerja sendirian. Mereka berkolaborasi dengan tim Ditjen Bea-Cukai Kemenkeu untuk membongkar jaringan peredaran gelap ini. Sasaran akhirnya adalah seorang pria berusia 28 tahun bernama Muzakir, warga setempat.
Petugas gabungan bergerak cepat. Dari tangan Muzakir, mereka menyita sabu dengan berat total mencapai 100 kg. Barang haram itu ditemukan tersimpan dalam beberapa karung, semuanya ditaruh di dalam sebuah mobil.
"Tim Gabungan berhasil mengamankan 1 mobil jenis Toyota Rush warna hitam, yang diduga membawa narkotika jenis sabu dan didapati 1 orang pria yang membawa 5 karung warna kuning yang diduga berisi narkotika jenis sabu di dalam mobil tersebut,"
jelas Suyudi lebih lanjut.
Rinciannya mengerikan. Dari lima karung kuning itu, empat di antaranya berisi 20 bungkus sabu. Masing-masing bungkus seberat 1 kilogram. Jika dijumlah, ya, totalnya 100 kg. Angka yang sulit dibayangkan dampak buruknya jika sampai beredar.
Artikel Terkait
Polisi Turun ke Pantai Tebing Tinggi, Lima Karung Sampah Plastik Berhasil Dunguti
Dari Nelayan ke Pemberdaya: Kisah Tika Wulandari yang Mengubah Nasib Keluarga dan Nelayan Sekampung
Havas Tegaskan Palestina Terlibat dalam Dewan Perdamaian Baru, Kritik Kinerja DK PBB
Sinyal Darurat Picu Operasi Penyelamatan Pesawat Caravan di Nabire