Transformasi digital di tubuh Korps Lalu Lintas Polri terus digenjot. Kali ini, fokusnya ada pada penyempurnaan sistem tilang elektronik atau ETLE. Komitmen ini ditegaskan langsung oleh Kakorlantas, Irjen Agus Suryonugroho, yang ingin layanan itu jadi lebih modern dan transparan. Semua ini sejalan dengan arahan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
“Penerapan ETLE dan ETLE Drone Patrol Presisi itu langkah maju, sih. Penegakan hukum kita sekarang berbasis teknologi,” ujar Agus, Selasa lalu.
Namun begitu, dia tak menampik bahwa di lapangan masih ada banyak tantangan yang harus dihadapi. Implementasi sistem digital ini belum sepenuhnya mulus.
“Kami sadar betul masih ada kendala. Mulai dari literasi masyarakat, akurasi data kendaraan, sampai persepsi publik yang beragam,” tuturnya.
Karena itu, menurut Agus, Polri tak akan berhenti menyempurnakan sistem dan gencar melakukan sosialisasi. Di sisi lain, pendekatan humanis dan penegakan SOP yang ketat tetap dipegang teguh. Tujuannya jelas: teknologi ini jangan sampai cuma dirasakan sebagai alat pengawas, tapi juga sebagai perwujudan keadilan buat semua pengendara.
Bagi sang jenderal bintang dua ini, ETLE bukan cuma soal menjaring pelanggar. Ada visi yang lebih besar.
Artikel Terkait
KPK Periksa Mantan Kepala Balai Teknik Perkeretaapian, Kasus DJJA Kian Melebar
Noel Buka Suara: Ada Partai Berhuruf K di Balik Kasus Sertifikasi K3
Ahok Buka Suara Soal Dugaan Pelanggaran Ekspor-Impor Minyak di Pertamina
Saan Mustopa Santai Tanggapi Eksodus Kader NasDem ke PSI