IDF Aktifkan Sistem Pertahanan Usai Iran Luncurkan Rudal ke Israel

- Jumat, 13 Maret 2026 | 22:55 WIB
IDF Aktifkan Sistem Pertahanan Usai Iran Luncurkan Rudal ke Israel

Sirene peringatan tiba-tiba meraung di langit Tel Aviv, memecah keheningan malam. Tak lama kemudian, gemuruh ledakan terdengar. Situasi yang mencekam ini dipicu oleh laporan militer Israel yang mengonfirmasi adanya rudal yang ditembakkan dari Iran menuju wilayahnya.

Lewat sebuah pernyataan resmi, IDF (Israel Defense Forces) menyatakan sistem pertahanan mereka telah diaktifkan untuk menghadapi ancaman tersebut.

"IDF mengidentifikasi rudal yang diluncurkan dari Iran menuju wilayah Negara Israel. Sistem pertahanan beroperasi untuk mencegat ancaman tersebut,"

demikian bunyi pernyataan itu, seperti dilaporkan AFP pada Jumat (13/3/2026).

Peringatan darurat pun disebarkan kepada warga. Instruksinya jelas dan tegas: segera cari perlindungan.

"Anda harus memasuki area yang dilindungi setelah menerima peringatan, dan tetap di sana sampai pemberitahuan lebih lanjut,"

imbuh militer. Laporan serupa juga dikabarkan oleh Al Jazeera, yang menyebut upaya pencekatan sedang dilakukan.

Namun begitu, serangan malam itu ternyata tak cuma datang dari satu arah. Di sisi lain, kelompok Hizbullah yang berbasis di Lebanon sering disebut sebagai sekutu Iran mengklaim telah melancarkan serangan terpisah. Target mereka adalah Pangkalan Kontrol Drone Giva di Safed, wilayah Israel utara.

Menurut pernyataan resmi mereka, rentetan roket yang diluncurkan itu merupakan bagian dari operasi "Hari al-Quds". Serangan ini semakin menambah kompleksitas ketegangan yang sudah memanas di kawasan tersebut.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar