Trump menegaskan, kapal-kapal perang itu dikirim hanya sebagai langkah antisipasi, berjaga-jaga jika dia akhirnya memutuskan untuk bertindak.
Alun-alun Enghelab sendiri bukan tempat biasa. Lokasi ini sering dipakai pemerintah untuk menggelar perkumpulan massa. Otoritas setempat juga kerap mengganti mural di sana, menyesuaikan dengan isu atau peristiwa nasional yang sedang panas.
Di sisi lain, peringatan tidak cuma datang dari dinding. Sehari sebelum mural diresmikan, Komandan Garda Revolusi Iran sudah bersuara lantang. Mereka menyatakan pasukannya berada dalam kondisi siaga tertinggi.
"Lebih siap dibandingkan sebelumnya, dengan jari ada di pelatuk," begitu kira-kira pernyataan tegas yang disampaikan pada Sabtu lalu. Ancaman balasan Iran, rupanya, disampaikan melalui dua saluran: seni di alun-alun dan kata-kata dari markas militer.
Artikel Terkait
Gus Alex Bungkam Usai Diperiksa KPK Soal Kasus Kuota Haji
Kemendikdasmen Salurkan Bantuan Triliunan Rupiah untuk Guru dan Sekolah Terdampak Banjir Sumatera
Pulih Total, Sekolah di Tiga Provinsi Sumatera Kembali Beraktivitas Penuh
Anggota DPR Desak Audit Amdal Nasional, Minta Pemerintah Tak Tunggu Bencana