Lima prajurit TNI Angkatan Laut diduga terlibat dalam pengeroyokan seorang guru SMK di Talaud, Sulawesi Utara. Yang memprihatinkan, para oknum itu disebut-sebut dalam keadaan mabuk saat kejadian. TNI AL pun tak tinggal diam; mereka langsung meminta maaf atas insiden memalukan ini.
Dankodaeral VIII, Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, secara khusus menyampaikan permintaan maaf kepada warga Melonguane. Dia mengakui peristiwa ini menimbulkan ketidaknyamanan dan bakal jadi bahan evaluasi yang serius.
Menurutnya, situasi di lapangan kini sudah kondusif berkat tindakan cepat aparat gabungan TNI dan Polri. Dia juga menegaskan sikap tegas institusinya.
Artikel Terkait
Menpora Erick Thohir Kecam Pelecehan Seksual oleh Pelatih Kickboxing di Jawa Timur
Drone Iran Klaim Serang Dubai, Otoritas Setempat Sebut Insiden Jatuh
Putri Kim Jong Un Tembakkan Senjata, Sinyal Persiapan Penerus?
Valverde Cetak Hattrick, Bawa Madrid Hancurkan Manchester City 3-0