Bencana ini berdampak pada 113 jiwa dari 34 kepala keluarga. Mereka kini terpaksa mengungsi, kebanyakan menempati aula Kantor Desa Pasirlangu. Untuk memastikan perut mereka terisi, Dinas Sosial dan relawan Tagana segera mendirikan dapur umum lapangan di SDN 1 Pasirlangu, tak jauh dari kantor desa.
Lalu, apa yang memicu longsor dahsyat ini? Menurut analisis sementara, hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Cisarua sejak Jumat menjadi pemicu utamanya. Kondisi tanah di lereng-lereng curam itu sudah jenuh air, akhirnya bergeser dan menimbun rumah-rumah warga di Kampung Pasirkuning. Kawasan itu memang dikenal rawan.
Upaya pencarian tak kenal lelah dilakukan oleh gabungan Basarnas, BPBD, TNI-Polri, dan berbagai unsur terkait. Korban luka dan meninggal yang berhasil ditemukan telah dievakuasi ke Rumah Sakit Cisarua. Warga yang rumahnya berada di zona berbahaya juga telah diarahkan untuk mengungsi, baik ke posko yang disediakan maupun ke rumah saudara terdekat.
Di sisi lain, bantuan dari pusat terus mengalir. Sejak Sabtu, Gudang Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat telah mendistribusikan berbagai barang ke lokasi. Bantuannya cukup lengkap, mulai dari tenda serbaguna dan tenda keluarga, ratusan lembar kasur dan selimut, hingga ratusan paket makanan siap saji untuk dewasa dan anak. Tak ketinggalan, paket sandang serta perlengkapan dasar keluarga juga disiapkan.
“Kementerian Sosial hadir untuk memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi serta mendukung penanganan darurat yang dilakukan bersama pemerintah daerah dan unsur terkait,” tegas Gus Ipul.
Saat ini, fokus utama masih pada pencarian puluhan warga yang hilang. Setiap detik berharga. Bersamaan dengan itu, petugas sosial di lapangan juga sibuk melakukan asesmen dan pendataan lanjutan, memastikan tidak ada seorang pun yang terlewat dari bantuan. Situasinya masih sangat dinamis, dan semua pihak berharap ada kabar baik di tengah kesedihan ini.
Artikel Terkait
Polisi Periksa Reza Arap dan Teman Dekat Terkait Meninggalnya Selebgram Lula Lahfah
Kekasih Lula Lahfah Diperiksa Polisi Besok, Obat-obatan Jadi Barang Bukti
Prabowo Curi Waktu di Davos, Minta Saran Zidane untuk Sepak Bola Indonesia
Makassar Jadi Panggung Politik Terbuka PSI di Rakernas Perdana