Lalu bagaimana dengan Sidoarjo? Di sana, masalahnya agak berbeda. Gatot membeberkan bahwa banjir di beberapa titik lebih disebabkan oleh drainase yang kurang memadai, bukan meluapnya sungai besar.
"Kondisi genangan air saat ini mengalami penurunan seperti di Kecamatan Tanggulangin, Kecamatan Candi, Kecamatan Waru, dan Kecamatan Sidoarjo," katanya.
Di sisi lain, Pasuruan menghadapi masalah klasik: air dari hulu. Debit air di hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Rejoso yang naik drastis memicu luapan. Akibatnya, badan jalan dan permukiman warga pun tak luput dari genangan.
Situasinya memang pelan-palem membaik, tapi kewaspadaan tetap harus dijaga. Warga di ketiga daerah itu masih harus bersabar menunggu air benar-benar surut.
Artikel Terkait
Banjir di Jakarta Mulai Surut, 114 RT Masih Terendam
Gelombang WNI Serbu KBRI Phnom Penh, Minta Pulang Usai Razia Scam Center
Jalan Seribu Lubang di Halaban Akhirnya Diperbaiki, Anggaran APBN Tembus Rp75 Miliar
Operasi SAR Tutup, Seluruh Korban Kecelakaan ATR di Bulusaraung Berhasil Ditemukan