Lalu bagaimana dengan Sidoarjo? Di sana, masalahnya agak berbeda. Gatot membeberkan bahwa banjir di beberapa titik lebih disebabkan oleh drainase yang kurang memadai, bukan meluapnya sungai besar.
"Kondisi genangan air saat ini mengalami penurunan seperti di Kecamatan Tanggulangin, Kecamatan Candi, Kecamatan Waru, dan Kecamatan Sidoarjo," katanya.
Di sisi lain, Pasuruan menghadapi masalah klasik: air dari hulu. Debit air di hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Rejoso yang naik drastis memicu luapan. Akibatnya, badan jalan dan permukiman warga pun tak luput dari genangan.
Situasinya memang pelan-palem membaik, tapi kewaspadaan tetap harus dijaga. Warga di ketiga daerah itu masih harus bersabar menunggu air benar-benar surut.
Artikel Terkait
Polres Metro Tangerang Kota Sediakan Layanan Titip Kendaraan Gratis untuk Pemudik
KARA Raih Tiga Penghargaan Nilai Pelanggan dari Survei Konsumen di Enam Kota
Mendes PDTT Desak Pembaruan Data Tunggal untuk Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Kapolda Riau Dianugerahi Maklumat Hari Ekosistem Atas Komitmen Green Policing