Koleksi Baju Anak Celine Dion Dinilai Punya Unsur Mistis, Ini Penjelasannya
Jenama pakaian anak-anak Celine Dion, Celinununu, menjadi sorotan publik karena desain uniknya yang diduga mengandung pesan dan simbolisme gelap. Brand ini merupakan kolaborasi antara Celine Dion dengan brand anak-anak asal Israel, NUNUNU.
Kontroversi Celinununu pertama kali diungkap oleh Rizal Maihendra yang mengkritik tema menyeramkan yang diusung brand ini. Koleksi baju anak-anak ini didominasi warna hitam dan putih dengan motif kontroversial seperti tengkorak, salib terbalik, dan tulisan "New Order".
Rizal Maihendra menyatakan bahwa konsep Celinununu bersifat demonik atau satanik. Analisisnya menunjukkan penggunaan simbol-simbol yang sering dikaitkan dengan dunia okultisme dan ideologi tertentu. Video promosi brand ini juga menuai kritik karena menampilkan anak-anak dengan topeng kambing bertanduk yang mengingatkan pada ikon Baphomet.
Salah satu video promosi kontroversial menampilkan Celine Dion memasuki ruang perawatan bayi di rumah sakit dan meniupkan serbuk hitam ajaib yang mengubah pakaian bayi menjadi koleksi Celinununu. Adegan ini diinterpretasikan sebagai pemberian identitas baru dan seragam "New Order" pada bayi baru lahir.
Peluncuran Celinununu pada tahun 2018 sebagai lini pakaian anak-anak gender netral kini menghadapi pertanyaan etika dan keprihatinan dari berbagai pihak terkait simbolisme yang digunakan dalam desain dan kampanye pemasarannya.
Artikel Terkait
Ahn Hyo Seop dan Khalid Rilis Single Kolaborasi “Something Special” pada 22 Mei 2026
PRIMARIA FEST 2026 Siap Digelar di Empat Kota, Angkat Indonesian Bounce Music ke Panggung Lebih Luas
RCTI Luncurkan Healing Jalur King Nassar, Variety Show yang Padukan Curhat, Musik, dan Empati
Yenny Wahid Akui Salah Dress Code di Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju