AS dan Iran Siap Berunding di Istanbul di Tengah Ketegangan yang Meningkat

- Selasa, 03 Februari 2026 | 01:30 WIB
AS dan Iran Siap Berunding di Istanbul di Tengah Ketegangan yang Meningkat
Pertemuan AS-Iran di Istanbul

Istanbul bakal jadi tuan rumah pertemuan penting Jumat ini. Steve Witkoff, utusan khusus Presiden AS Donald Trump, rencananya akan duduk satu meja dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi. Agenda utamanya? Membicarakan kembali kesepakatan nuklir yang sudah lama mandek, plus isu-isu lain yang menggantung.

Seorang pejabat AS, seperti dikutip Reuters, memberi sedikit gambaran. “Presiden sudah minta mereka buat capai kesepakatan. Intinya, kita mau dengar dulu apa yang mereka tawarkan,” katanya.

Dari kubu Iran, konfirmasi datang. Seorang pejabat seniornya bilang ke Reuters bahwa pertemuan di Istanbul memang akan berlangsung.

Rupanya, pertemuan ini bakal ramai. Menurut seorang diplomat senior kawasan, sejumlah negara lain di Timur Tengah juga diperkirakan bakal hadir. Mereka jelas punya kepentingan sendiri menyaksikan dua pihak ini berunding.

Laporan pertama soal rencana ini sebenarnya udah beredar lebih dulu lewat Axios.

Namun begitu, atmosfernya nggak benar-benar kondusif. Ketegangan justru lagi memanas. Apalagi setelah Angkatan Laut AS mengerahkan kekuatannya di perairan dekat Iran. Pengerahan ini terjadi menyusul gelombang demonstrasi anti-pemerintah bulan lalu di Iran yang disebut-sebut sebagai kerusuhan domestik paling mematikan sejak Revolusi 1979. Situasi ini pasti jadi bayang-bayang tersendiri di ruang perundingan nanti.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar