Misi terbaru militer Amerika Serikat di Suriah ternyata tak lagi berfokus pada pertempuran. Mereka kini mengawal pemindahan ribuan tahanan ISIS dari wilayah timur laut Suriah menuju Irak. Langkah ini muncul setelah tercapainya gencatan senjata antara pemerintah Suriah dan Pasukan Demokratik Suriah (SDF), yang selama ini jadi penjaga utama kamp-kamp penahanan itu.
Menurut laporan dari AFP dan Al Arabiya, Komando Pusat AS (CENTCOM) secara resmi mengumumkan misi pemindahan itu telah dimulai. Pengumuman itu disampaikan pada Rabu, 21 Januari waktu setempat.
Operasi ini sudah bergulir. CENTCOM menyebut, setidaknya 150 militan ISIS awal-awal ini telah dipindahkan dari wilayah Hasakah, Suriah. Angka itu bakal membengkak. Rencananya, sekitar 7.000 militan lainnya yang masih ditahan akan menyusul, dipindahkan ke fasilitas penahanan yang dikelola langsung oleh Irak.
Komandan CENTCOM, Laksamana Brad Cooper, menekankan pentingnya kerja sama regional dalam pernyataannya.
Artikel Terkait
Prabowo Ingatkan Forum Davos: Kemakmuran Takkan Lahir dari Medan Perang
Trump Bentuk Dewan Perdamaian Gaza, Indonesia Turut Gabung
Ibu Kota Terbenam: 132 RT dan 22 Ruas Jalan Tergenang Hingga 1,5 Meter
Laporan Warga Picu KPK Ungkap Bisnis Jabatan Bupati Pati