sambungnya.
Nah, dalam kunjungan ke UEA inilah dialog menjadi penting. Eddy menilai negara tersebut punya pengalaman berharga, khususnya dalam transisi energi, pembiayaan iklim, dan inovasi teknologi. Pengalaman mengatasi tantangan di wilayah geografis yang rentan itu bisa jadi pelajaran berharga untuk Indonesia.
Karena itu, Indonesia membuka diri untuk kerja sama internasional yang lebih erat. Bentuknya bisa beragam, mulai dari pertukaran pengetahuan, menarik investasi hijau, hingga mengembangkan skema pembiayaan untuk adaptasi.
pungkas Eddy menutup pembicaraan.
Artikel Terkait
Serpihan Diduga Pesawat ATR Ditemukan Pendaki di Lereng Bulusaraung
Polres Kampar Gerebek Tambang Galian C Ilegal di Tapung, Tiga Orang Diamankan
Prabowo Restitusi Rp 10,6 Triliun untuk Aceh dan Sumatera Pasca Bencana
Tito Pastikan Dana Rp 10,6 Triliun untuk Aceh dan Sumatera Segera Cair