Udara di Tulungagung terasa hangat, bukan cuma karena terik matahari. Di Hotel Crown Victoria, semangat konsolidasi kader Partai NasDem justru sedang menyala-nyala. Ini adalah hari kesebelas Safari Ramadan mereka, dan agenda penguatan struktur partai terus digeber. Dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP, Saan Mustopa, pertemuan itu jelas bukan sekadar kumpul-kumpul biasa.
Menurut Saan, momen Ramadan ini harus dimaknai lebih dalam. Ia menegaskan, safari ini jauh dari rutinitas tahunan belaka. Ini adalah momentum silaturahmi yang punya dampak nyata. Bisa memperkuat ikatan emosional, sekaligus membangun solidaritas antar kader, khususnya di Jawa Timur.
"Safari Ramadan ini adalah bentuk silaturahmi yang memperkuat kedekatan emosional dan solidaritas antar kader. Selain itu, ini juga mendekatkan Partai NasDem dengan unsur masyarakat, alim ulama, dan berbagai kelompok lainnya," ujar Saan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/3/2026).
Pernyataan itu disampaikannya sehari sebelumnya, Selasa (3/3), di lokasi yang sama.
Ia punya istilah yang menarik untuk menggambarkan rangkaian kegiatan ini: 'kumpulan vektor pengabdian'. Gagasannya, semua dimensi perjuangan dari silaturahmi, ibadah, belajar, sampai berbagi disatukan dalam satu arus besar.
"Semua ini bermuara pada satu tujuan besar, yakni pengabdian dan kemenangan Partai NasDem pada 2029," tegasnya tanpa ragu.
Pertemuan itu sendiri dihadiri oleh kader dan pengurus dari dua daerah pemilihan: Dapil Jawa Timur VI dan VII. Dan dua dapil inilah yang mendapat sorotan khusus dari Saan.
Di matanya, keduanya punya posisi yang sangat strategis. Bukan cuma andalan di tingkat lokal, tapi juga secara nasional.
"Dapil VI dan VII ini adalah dapil yang hebat. Kursinya signifikan, baik di tingkat nasional maupun daerah. Ini menunjukkan bahwa akar dan bangunan partai di sini kokoh. Ini bukan hanya dapil andalan di Jawa Timur, tetapi juga di Indonesia," katanya memaparkan.
Namun begitu, ia juga menyisipkan catatan. Khusus untuk Dapil VII, kerja keras ekstra mutlak diperlukan. Tujuannya jelas: merebut kembali kursi DPR RI pada Pemilu 2029 nanti.
Di penghujung arahannya, Saan kembali menekankan satu tugas pokok. Seluruh kader, tanpa terkecuali, harus terus berupaya memperkuat diri dan mengakar lebih dalam di tengah masyarakat. Itulah kunci utamanya.
Jadi, lewat konsolidasi di Tulungagung ini, Safari Ramadan bukan cuma seremonial. Ia menjadi penegasan komitmen yang konkret. Partai NasDem serius memperkuat barisannya, membangun soliditas, dan mempersiapkan diri untuk kontestasi politik panjang yang menanti di depan.
Artikel Terkait
Komnas HAM Kecam Operasi TNI di Puncak Papua, 12 Warga Sipil Tewas
JK Bantah Tudingan Penistaan Agama, Sebut Istilah Syahid Digunakan di Lingkungan Muslim
Megawati Ingatkan Bahaya Pangkalan Militer Asing bagi Kedaulatan
Iran Tutup Kembali Selat Hormuz, Tuding AS Langgar Janji