Dua Pria Ditangkap Usai Masturbasi Bersama di Bus Transjakarta, Cairan Semen Kena Penumpang

- Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:30 WIB
Dua Pria Ditangkap Usai Masturbasi Bersama di Bus Transjakarta, Cairan Semen Kena Penumpang

Kejadian tak lazim mengusik ketenangan di dalam bus Transjakarta rute 1A, Kamis sore lalu. Dua pria, yang kini berstatus tersangka dengan inisial HW dan FTR, ditangkap usai diduga melakukan aksi masturbasi bersama di tengah kerumunan penumpang. Yang membuatnya makin memprihatinkan, korban seorang penumpang lain sama sekali tak mengenal keduanya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar, membenarkan hal itu. Menurutnya, korban dan pelaku tak ada hubungan sama sekali.

“Dua pelaku tidak kenal dengan korban,”

katanya pada wartawan, Sabtu (17/1/2026).

Namun begitu, kedua pelaku justru saling kenal. Mereka ternyata sudah berteman dan sepulang kerja janjian naik bus yang sama. Rupanya, janji itu bukan sekadar untuk pulang, tapi juga untuk melakukan tindakan tak senonoh berdua.

Dari penjelasan polisi, kronologinya cukup mengganggu. Pelaku FTR meraba alat kelamin HW sampai-sampai mengeluarkan cairan sperma. Nah, cairan itulah yang kemudian mengenai baju seorang penumpang wanita yang tak lain adalah korban.

“Jadi dua pelaku ini sama-sama laki-laki. Pelaku I meraba alat kelamin Pelaku II sampai Pelaku II mengeluarkan sperma. Muncratan tersebut mengenai korban,”

ujar Onkoseno lagi.

Kedua pria itu kini resmi berstatus tersangka. Mereka dijerat dengan Pasal 406 KUHP Nasional soal perbuatan asusila di muka umum. “Sudah tersangka,” tegas Onkoseno.

Peristiwa ini terjadi persis pada Kamis (15/1) sekitar pukul 18.20 WIB, di kawasan Jalan Tol Pelabuhan Gedong Panjang, Penjaringan, Jakarta Utara. Saat itu, korban baru saja menaiki bus usai beraktivitas. Ia berdiri di antara penumpang lain, sama sekali tak menyadari bahaya yang mengintai.

“Korban awalnya tidak menyadari adanya tindakan yang mengarah pada pelecehan,”

kata Onkoseno.

Beberapa saat kemudian, korban merasa ada sesuatu yang basah mengenai pakaiannya di bagian belakang. Ia sempat mengira itu cuma tetesan air dari AC bus. Tapi situasi berubah drastis ketika seorang penumpang lain mendadak berteriak melihat kejanggalan yang terjadi.

Teriakan itu langsung menyita perhatian semua orang di dalam bus. Korban pun akhirnya sadar, dirinya telah menjadi sasaran.

“Petugas kondektur Transjakarta bersama sejumlah penumpang langsung mengamankan dua pelaku. Keduanya kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diproses lebih lanjut,”

tutup Onkoseno mengakhiri penjelasannya.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar