Jakarta Sebuah video pendek tiba-tiba ramai diperbincangkan. Di dalamnya, Anton dari grup RIIZE terlihat asyik menggerakkan badan mengikuti irama lagu "Kicau Mania". Hanya dalam hitungan jam, momen spontan itu berhasil menyita perhatian banyak penggemarnya di Indonesia.
Semuanya berawal dari seorang fans yang membagikan cuplikan itu di platform X. Sumbernya adalah siaran langsung Anton di aplikasi Weverse. Dalam video yang beredar, ekspresi anggota K-pop itu terlihat begitu santai dan menikmati.
Lagu yang diputar adalah kolaborasi Ndarboy Genk dan Banditoz Yaow 86. Anton tampak luwes mengikuti beat musik dangdut koplo yang energik. Begitu lagu selesai, dia mematikan musik sambil tertawa. Jelas, momen itu dilakukan tanpa beban.
Namun begitu, ada hal yang lucu. Anton dengan jujur mengaku sesuatu.
"Haha... tapi aku tidak tahu apa artinya…"
Ya, meski jogetnya semangat, ternyata ia tak paham makna lirik lagunya. Rupanya, alasan dia memutar "Kicau Mania" sederhana saja: banyak permintaan dari komentar fans di live stream-nya. Dia cuma menuruti permintaan itu.
Lagu yang Sedang Naik Daun
Di sisi lain, lagu "Kicau Mania" sendiri punya cerita. Karya Anindito Adhi Rahman dan Helarius Daru Indrajaya (Ndarboy Genk) ini bercerita tentang semangat para pencinta burung. Liriknya menggambarkan kecintaan merawat burung dan atmosfer lomba kicau.
Sejak dirilis awal tahun 2026, popularitas lagu ini melesat. Terutama di TikTok, di mana lagu ini jadi backsound favorit untuk berbagai konten. Kemunculan Anton yang ikut mendengarkannya seolah memberi angin segar. Bisa dibilang, momen ini memperluas jangkauan lagu tersebut, bahkan sampai ke kancah internasional.
Memang, terkadang hal-hal sederhana seperti ini yang paling berkesan. Seorang idol K-pop yang joget ala kadarnya karena lagu viral lokal. Semuanya terjadi begitu natural, dan justru itulah yang disukai orang.
(ELG)
Artikel Terkait
Lanskap Keagamaan Jerman Berubah, Kuil Hindu hingga Sinagoge Baru Bermunculan
Pemprov DKI Kaji Usulan Susi Olah Ikan Sapu-sapu Jadi Pakan dan Pupuk
Lebih dari 2.300 Peserta Ramaikan Run For Humanity Bandung untuk Dukung Pendidikan dan Kesehatan
Gudang di Pulo Gebang Ludes Terbakar, 80 Personel Dikerahkan