Menteri Pertahanan Boris Pistorius menjelaskan lebih lanjut.
"Rusia dan China semakin menggunakan Arktik untuk tujuan militer, sehingga membahayakan kebebasan transportasi, komunikasi, dan perdagangan," ujarnya.
"NATO tidak akan membiarkan hal ini dan akan terus menjunjung tinggi tatanan internasional berbasis aturan. Sangat penting bagi saya bahwa kita berkoordinasi sangat erat di dalam NATO, khususnya dengan mitra-mitra AS kita, selama eksplorasi bersama di Greenland di bawah kepemimpinan Denmark."
Menurut kementerian, misi gabungan ini digelar atas undangan Denmark. Tujuannya sederhana: mengumpulkan informasi dasar soal kondisi di lapangan untuk menilai peluang operasional dan latihan militer di masa depan. Jadi, ini lebih ke langkah persiapan. Sebuah langkah yang meski terkesan teknis, punya muatan geopolitik yang sangat kuat.
Artikel Terkait
Jadwal Salat dan Imsak untuk Denpasar, 2 Maret 2026
Israel Konfirmasi Serangan Rudal Iran, Ledakan Guncang Yerusalem
Frankfurt Tundukkan Freiburg 2-0, Naik ke Posisi Ketujuh Bundesliga
Trump Klaim Serangan Gabungan AS-Israel ke Iran Akan Rampung dalam Empat Pekan