Gemuruh ledakan tiba-tiba menggelegar di langit Yerusalem, memecah kesunyian malam. Suara keras itu datang tak lama setelah militer Israel secara resmi mengumumkan adanya deteksi peluncuran rudal dari wilayah Iran.
Menurut laporan, insiden ini terjadi pada hari Minggu waktu setempat. Rentetan ledakan tersebut terdengar jelas oleh warga, yang sebelumnya sudah dikejutkan oleh bunyi sirene peringatan yang berkumandang di berbagai sudut kota.
Dalam pernyataan tertulisnya, militer Israel dengan tegas mengonfirmasi sumber serangan.
"Beberapa saat yang lalu, kami mengidentifikasi rudal yang diluncurkan dari Iran menuju wilayah Negara Israel," begitu bunyi keterangan resmi mereka.
Tak hanya itu, mereka juga memastikan bahwa sistem pertahanan udara telah diaktifkan sepenuhnya untuk menghadapi ancaman yang datang tiba-tiba itu. "Sistem pertahanan sedang beroperasi untuk mencegat ancaman tersebut," tambah pernyataan itu lagi.
Di sisi lain, dampak di lapangan mulai terlihat. Layanan darurat melaporkan setidaknya tujuh orang mengalami luka-luka. Mereka yang menjadi korban langsung dievakuasi dari lokasi kejadian untuk mendapatkan penanganan medis secepatnya.
"Petugas pemadam kebakaran Distrik Yerusalem saat ini sedang menanggapi lokasi dampak yang terletak di jalan raya di wilayah Yerusalem," jelas pernyataan dari dinas pemadam kebakaran nasional.
"Menurut otoritas medis, tujuh orang yang terluka dengan berbagai tingkat keparahan telah dievakuasi dari lokasi tersebut untuk menerima perawatan medis," imbuhnya.
Situasi di lapangan sendiri masih tegang. Sensor militer diberlakukan ketat, melarang media untuk menyiarkan atau mengungkap lokasi-lokasi pasti yang menjadi sasaran dan terdampak serangan ini. Informasi yang beredar pun sengaja dibatasi.
Artikel Terkait
Pemerintah Terbitkan PP Nomor 24 Tahun 2026, BUMN Ekspor DSI Jadi Saluran Tunggal Komoditas Strategis
Imigrasi Semarang Amankan Empat WNA Tiongkok dalam Penggerebekan Sindikat Love Scamming
Imigrasi Deportasi Buronan Kasus Pelecehan Seksual Warga AS yang Bersembunyi di Depok Selama 15 Tahun
Dendam Bertahun-tahun Diperas dan Diancam, Pedagang Cilok Remaja Bunuh Seniornya di Tangerang