Dalam wawancara dengan Fox News, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memberikan pernyataan yang cukup mengejutkan. Ia memastikan tidak akan ada eksekusi mati terhadap para pendemo, baik hari ini maupun besok. "Saya dapat memberi tahu Anda, saya yakin bahwa tidak ada rencana untuk hukuman gantung," tegas Araghchi, seperti dilaporkan AFP, Kamis lalu.
Pernyataan ini tentu saja menarik. Sebab, sebelumnya justru muncul sinyalemen yang sangat berbeda dari dalam negeri Iran sendiri.
Kepala otoritas kehakiman, Gholamhossein Mohseni-Ejei, lewat sebuah pernyataan video, mengisyaratkan persidangan cepat dan hukuman mati bagi para tahanan unjuk rasa. "Jika kita ingin melakukan suatu pekerjaan, kita harus melakukannya sekarang. Jika kita ingin melakukan sesuatu, kita harus melakukannya dengan cepat," ujarnya dengan nada mendesak.
Mohseni-Ejei menambahkan, penundaan akan menghilangkan efek yang diinginkan. "Jika terlambat, dua bulan, tiga bulan kemudian, itu tidak akan memiliki efek yang sama."
Artikel Terkait
Genangan Air Masih Bertahan, Tiga Kabupaten di Banten Belum Pulih dari Banjir
Prabowo Undang 1.200 Rektor dan Guru Besar ke Istana, Bahas Strategi Besar Pendidikan
Iran Tutup Langit, Penerbangan Air India Terpental dan Batal
Iran di Persimpangan: Protes, Nuklir, dan Ancaman Perang yang Menggantung