Menteri Iran Bantah Rencana Hukuman Mati untuk Para Pendemo

- Kamis, 15 Januari 2026 | 07:55 WIB
Menteri Iran Bantah Rencana Hukuman Mati untuk Para Pendemo

Nah, di tengah situasi yang tegang itu, Araghchi justru tampil dengan nada yang lebih kalem. Menurutnya, sepuluh hari demonstrasi damai sempat diwarnai tiga hari kekerasan yang ia klaim diatur oleh Israel. Tapi sekarang, semuanya sudah tenang. Pernyataannya ini sekaligus mengabaikan peringatan keras dari Presiden AS Donald Trump.

Gelombang protes yang mengguncang Iran sejak sebulan terakhir ini awalnya berakar pada kekecewaan atas ekonomi yang morat-marit. Namun, gerakannya kemudian berkembang, berubah menjadi tantangan yang lebih luas terhadap pemerintahan teokratis yang telah berkuasa puluhan tahun.

Kerusuhan dan kekerasan pun tak terhindarkan. Seorang pejabat Iran, yang enggan disebut namanya, mengungkapkan angka yang mencengangkan: sekitar 2.000 orang dikabarkan tewas dalam aksi unjuk rasa besar-besaran tersebut. Sebuah angka yang sulit dibayangkan, dan menggambarkan betapa panasnya situasi di lapangan.


Halaman:

Komentar