Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, tak lagi main-main. Ia ancam akan turun tangan langsung membongkar tiang-tiang monorel yang sudah bertahun-tahun mangkrak itu. Ancaman ini dilontarkan lantaran pihak pengembang dianggap lamban merespons surat teguran Pemprov.
“Kami sudah kasih batas waktu satu bulan,” ujar Pramono kepada awak media di Jakarta Selatan, Senin lalu.
“Kalau mereka tidak bisa lakukan, ya kami yang akan melakukan sendiri.”
Nada suaranya tegas. Menurut rencana, aksi pembongkaran akan dimulai pada minggu ketiga Januari 2026. Jadi, tinggal hitungan minggu lagi. Pramono bilang, tiang-tiang itu sudah terlalu lama jadi ‘luka’ di tengah kota mengganggu pemandangan dan tata ruang tanpa ada kejelasan nasibnya.
Lalu, apa artinya PT Adhi Karya dan pihak terkait lainnya tak akan diberi kesempatan lagi?
Artikel Terkait
Badai Salju Paralisis Eropa: Penerbangan Batal, Kereta Berhenti, dan Kota Terkunci
Trump Kembali Berhasrat Kuasai Greenland, Utusan Khusus Picu Ketegangan Baru dengan Denmark
Jenazah Diduga Anak Pelatih Valencia Ditemukan Nelayan di Labuan Bajo
SP3 Kasus Tambang Konawe Utara Terbit Setahun Lalu, Mengapa Baru Terungkap Sekarang?