tambahnya.
Penggeledahan kali ini memang difokuskan di dua titik. Tim penyidik masuk ke ruang kerja staf di Direktorat Peraturan Perpajakan, lalu juga ke Direktorat Ekstensifikasi dan Penilaian. Mereka tampak sibuk memeriksa setiap sudut.
Ini bukan aksi pertama KPK dalam kasus ini. Sehari sebelumnya, Senin (12/1), mereka sudah lebih dulu mendatangi KPP Madya Jakarta Utara. Dari sana, penyidik juga menyita barang bukti elektronik dan bahkan valuta asing. Semua barang bukti itu konon terkait dengan pemeriksaan pajak terhadap sebuah perusahaan, PT Wanatiara Persada.
Langkah demi langkah ini menunjukkan penyelidikan yang makin mengerucut. KPK tampaknya sedang menyusun puzzle dari berbagai lokasi untuk mengungkap jaringan kasusnya.
Artikel Terkait
PKS dan PDIP Berdebat, Tapi Sepakat Soal Satu Ancaman: Politik Uang
Jaksa Tuntut Hukuman Mati untuk Mantan Presiden Yoon Suk Yeol
Bu Menteri dan Kuasa Tak Lazim Staf Khusus Buron di Kemendikbudristek
Warakas Terendam Lagi, Warga Pulang Hanya Temui Rumah Porak-Poranda