Di Kota Blitar, bantuan pendidikan kembali disalurkan. Kali ini, anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Gerindra, Endro Hermono, bekerja sama dengan Kementerian Agama RI, menyerahkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada para siswa madrasah. Sasaran utamanya jelas: anak-anak dari keluarga yang masuk kategori miskin dan rentan miskin.
Menurut Endro, bantuan ini bukan sekadar bantuan biasa. Ini adalah langkah konkret untuk mencegah anak-anak itu putus sekolah. Di sisi lain, program ini juga berupaya memperluas akses pendidikan yang lebih adil di lingkungan madrasah, sehingga kesenjangan bagi siswa kurang mampu bisa dikikis.
“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban biaya pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Kami ingin memastikan bahwa tidak ada anak yang terhambat dalam mendapatkan pendidikan yang layak,” ujar Endro dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/1/2026).
“Tujuan utama dari program ini adalah untuk mencegah putus sekolah dan meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak kita dari keluarga miskin,” tegasnya.
Secara rinci, ada 140 siswa dari MI Pesantren Tanggung yang masing-masing menerima Rp450.000. Sementara itu, 70 siswa MA Negeri Blitar mendapat bantuan yang lebih besar, Rp1.800.000 per siswa. Dana ini khusus untuk memenuhi kebutuhan di luar dukungan BOS, seperti beli seragam, alat tulis, atau biaya transportasi ke sekolah.
Artikel Terkait
KPK Geledah Ditjen Pajak, Sita Dokumen dan Uang Tunai Terkait Kasus Suap
Kantor Pusat Pajak Digeledah KPK, Kasus Suap Rp75 Miliar Merambah Jakarta
Tito Karnavian Soroti Empat Kabupaten Sumbar yang Masih Butuh Perhatian Ekstra Pascabencana
Istri Tersangka Kemnaker Dihukum KPK Usai Jadi Direktur Perusahaan Suami