Anggota DPR Endro Hermono Salurkan Bantuan PIP untuk Siswa Madrasah di Blitar

- Selasa, 13 Januari 2026 | 16:20 WIB
Anggota DPR Endro Hermono Salurkan Bantuan PIP untuk Siswa Madrasah di Blitar

Di Kota Blitar, bantuan pendidikan kembali disalurkan. Kali ini, anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Gerindra, Endro Hermono, bekerja sama dengan Kementerian Agama RI, menyerahkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada para siswa madrasah. Sasaran utamanya jelas: anak-anak dari keluarga yang masuk kategori miskin dan rentan miskin.

Menurut Endro, bantuan ini bukan sekadar bantuan biasa. Ini adalah langkah konkret untuk mencegah anak-anak itu putus sekolah. Di sisi lain, program ini juga berupaya memperluas akses pendidikan yang lebih adil di lingkungan madrasah, sehingga kesenjangan bagi siswa kurang mampu bisa dikikis.

“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban biaya pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Kami ingin memastikan bahwa tidak ada anak yang terhambat dalam mendapatkan pendidikan yang layak,” ujar Endro dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/1/2026).

“Tujuan utama dari program ini adalah untuk mencegah putus sekolah dan meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak kita dari keluarga miskin,” tegasnya.

Secara rinci, ada 140 siswa dari MI Pesantren Tanggung yang masing-masing menerima Rp450.000. Sementara itu, 70 siswa MA Negeri Blitar mendapat bantuan yang lebih besar, Rp1.800.000 per siswa. Dana ini khusus untuk memenuhi kebutuhan di luar dukungan BOS, seperti beli seragam, alat tulis, atau biaya transportasi ke sekolah.

Sebagai kader partai pimpinan Presiden Prabowo Subianto, Endro melihat PIP punya peran strategis. Program ini dirancang untuk menghapus hambatan ekonomi yang sering jadi penyebab utama anak berhenti sekolah. Selain itu, PIP juga mendorong partisipasi pendidikan anak usia 6 hingga 21 tahun, sekaligus mendukung wajib belajar 12 tahun.

“Dengan adanya bantuan ini, kami optimis siswa-siswa akan tetap bersekolah hingga menyelesaikan pendidikan mereka,” tambahnya.

Bagi Endro, yang juga menjabat Ketua DPC Partai Gerindra Kota Blitar, PIP lebih dari sekadar angka di atas kertas. Ini adalah cerminan komitmen pemerintah untuk pendidikan yang adil dan inklusif. Ia berharap, penyaluran bantuan ini bisa membangkitkan semangat belajar anak-anak. Bahkan, memotivasi mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Kami ingin semua anak, terutama mereka dari keluarga miskin, mendapatkan peluang pendidikan yang sama,” pungkas Endro.

Dukungan yang konsisten, menurut penilaiannya, akan berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia di daerah. Melalui program seperti PIP, pemerintah berharap angka putus sekolah bisa ditekan signifikan. Mutu pendidikan, khususnya di kalangan siswa madrasah, pun diharapkan terus terdongkrak ke arah yang lebih baik.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar