Banjir dan tanah longsor di Kudus ternyata dampaknya cukup luas. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat, tak kurang dari 14.437 jiwa harus merasakan akibatnya. Lebih menyedihkan lagi, bencana ini juga merenggut tiga nyawa.
Kasi Kedaruratan BPBD Kudus, Ahmad Munaji, memberikan rinciannya. "Total jumlah terdampak 4.610 KK dengan 14.437 jiwa, ada korban jiwa 3 orang," jelasnya lewat keterangan tertulis, Senin (12/1/2026).
Lantas, apa pemicunya? Menurut Ahmad, semua berawal dari curah hujan yang sangat tinggi. Intensitas hujan itu akhirnya bikin sejumlah sungai tak mampu lagi menahan debit air.
"Kronologi kejadian karena curah hujan yang tinggi dan menyebabkan sejumlah sungai di Kudus seperti Piji, Dawe, dan Gelis meluap," paparnya.
Gelombang banjir itu kemudian menyapu beberapa wilayah. Di Kecamatan Mejobo, ada enam desa yang terendam. Lalu dua desa di Kudus Kota, satu desa di Jekulo, dan lima desa di Kaliwungu juga tak luput.
Artikel Terkait
Pyridam Farma Percepat Ekspansi Pabrik Obat Steril untuk Jawab Lonjakan Permintaan
Carrick Waspadai Tren Negatif Meski Awal Gemilang di Manchester United
Megawati Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei
Mendikdasmen Ajukan ABT Rp 181 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi