Memang, ketiga wilayah itu sudah lama masuk dalam daftar rawan. Tapi bukan berarti daerah lain aman sepenuhnya.
"3 kecamatan itu memang rawan. Sebelumnya di Pulomerak, Grogol, sekarang sudah aman. Tergantung curah hujan tingginya di mana. Kadang di Merak juga masih banjir," tambah Suhendi.
Dampaknya langsung terasa oleh warga. Banyak yang terpaksa mengungsi, mencari perlindungan di masjid, musala, bahkan gedung sekolah. Hingga perkembangan terakhir, situasinya masih berangsur pulih.
"Yang mengungsi masih di wilayah situ, seperti di Sambirata itu ada di masjid, musola, madrasah, dan rumah rumah yang aman, yang rumahnya masih terendam, mungkin masih. Tapi kalau yang sudah surut sudah pulang," pungkas Suhendi.
Beberapa warga memang sudah kembali ke rumah masing-masing seiring surutnya air. Namun bagi yang rumahnya masih terendam, mereka terpaksa bertahan di tempat pengungsian, menunggu kondisi benar-benar normal.
Artikel Terkait
Bu Menteri dan Kuasa Tak Lazim Staf Khusus Buron di Kemendikbudristek
Warakas Terendam Lagi, Warga Pulang Hanya Temui Rumah Porak-Poranda
Korban Muda Rugi Rp 3 Miliar, Timothy Ronald dan Kalimasada Disorot Kasus Investasi Kripto
Prabowo Terharu, 166 Sekolah Rakyat Resmi Berdiri untuk Anak-Anak Kurang Mampu