Memang, ketiga wilayah itu sudah lama masuk dalam daftar rawan. Tapi bukan berarti daerah lain aman sepenuhnya.
"3 kecamatan itu memang rawan. Sebelumnya di Pulomerak, Grogol, sekarang sudah aman. Tergantung curah hujan tingginya di mana. Kadang di Merak juga masih banjir," tambah Suhendi.
Dampaknya langsung terasa oleh warga. Banyak yang terpaksa mengungsi, mencari perlindungan di masjid, musala, bahkan gedung sekolah. Hingga perkembangan terakhir, situasinya masih berangsur pulih.
"Yang mengungsi masih di wilayah situ, seperti di Sambirata itu ada di masjid, musola, madrasah, dan rumah rumah yang aman, yang rumahnya masih terendam, mungkin masih. Tapi kalau yang sudah surut sudah pulang," pungkas Suhendi.
Beberapa warga memang sudah kembali ke rumah masing-masing seiring surutnya air. Namun bagi yang rumahnya masih terendam, mereka terpaksa bertahan di tempat pengungsian, menunggu kondisi benar-benar normal.
Artikel Terkait
Truk Angkut Limbah Besi Tabrak 8 Kendaraan di Bekasi, Diduga Gagal Rem
Polres Pelabuhan Tanjungperak Gelar Patroli Cipkon, Kawasan Rawan Aman Kondusif
Jaksa Tuntut Eks Petinggi Pertamina 6,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi LNG
MK Gelar Purnabakti Hakim Anwar Usman, Sambut Dua Hakim Konstitusi Baru