Ingin nonton drama romansa kantoran yang bikin deg-degan sekaligus gregetan? Mungkin Love is Sweet bisa jadi pilihan. Tayang sepanjang 2020, serial sepanjang 36 episode ini dibintangi oleh dua aktor yang lagi naik daun: Bai Lu dan Luo Yunxi. Durasi per episodenya standar, sekitar 45 menit, pas buat menemani santai malam hari.
Kalau penasaran, kamu bisa cari aksesnya di beberapa platform streaming legal kayak WeTV, iQIYI, atau Prime Video. Tapi ceritanya sendiri gimana sih? Intinya sih tentang cinta yang tumbuh lagi di tengah persaingan bisnis yang ketat.
Semuanya berpusat pada karakter Jiang Jun, diperankan Bai Lu. Dia bukan cuma pintar secara akademis bergelar ganda di ekonomi dan psikologi tapi juga punya prinsip hidup yang kuat, warisan dari didikan orang tuanya. Setelah lulus, pilihannya jatuh ke pekerjaan di sebuah LSM. Bagi Jiang Jun, berkontribusi untuk masyarakat itu jauh lebih berarti daripada sekadar cari cuan di korporat.
Namun begitu, hidup seringkali berbelok tak terduga. Kematian ayahnya yang mendadak memaksanya berada di persimpangan. Demi menghormati wasiat terakhir sang ayah, dia akhirnya mengambil langkah yang tak pernah direncanakan: bergabung dengan MH, sebuah perusahaan investasi besar nan ternama.
Lingkungan di MH itu keras, kompetitif, dan serba menuntut. Bagi Jiang Jun yang idealis, dunia baru ini terasa seperti medan perang. Tapi dia bukan tipe yang gampang menyerah. Dengan tekad baja, dia berusaha membuktikan bahwa dirinya mampu bertahan.
Di sinilah konflik mulai berlapis. Siapa sangka, di kantor barunya ini dia bertemu kembali dengan Ma Yuan Shuai, sahabat masa kecilnya yang dulu selalu melindunginya. Luo Yunxi memerankan karakter ini dengan sempurna. Tapi jangan harap ada reunian yang hangat. Ma Yuan Shuai yang sekarang sudah berubah total dingin, tegas, dan justru menjadi rival terberatnya di MH.
Pertemanan masa kecil yang dulu akrab pun berubah jadi ajang adu strategi. Mereka saling sikut, saling menguji, berusaha menunjukkan siapa yang lebih unggul. Tekanan di kantor makin menjadi-jadi ketika ada pihak tak dikenal yang berusaha menjatuhkan Jiang Jun dari belakang.
Di tengah semua intrik dan tekanan itu, sesuatu yang lama tertanam perlahan mulai muncul lagi. Benih-benih perasaan yang dulu tersembunyi antara Jiang Jun dan Ma Yuan Shuai mulai tumbuh, meski harus menembus tembok kesalahpahaman dan konflik kepentingan. Hubungan mereka jadi tarik-ulur yang emosional; di satu sisi bersaing, di sisi lain tak bisa menyangkal ada ikatan yang lebih dalam.
Dengan kecerdasan dan ketajaman analisisnya, Jiang Jun berjuang menghadapi setiap rintangan. Perjalanannya ini bukan cuma soal menaklukkan dunia bisnis, tapi juga soal memahami ulang arti cinta dan kepercayaan. Dan seperti kebanyakan kisah yang bagus, perjuangannya akhirnya berbuah manis baik dalam karier maupun di kehidupan pribadi.
Artikel Terkait
Prabowo Buka Retret Ketua DPRD dengan Dialog dari Hati ke Hati
Bareskrim Gerebek Pabrik Gas Whip Pink Beromzet Miliaran di Jakarta
PSM Makassar Hadapi Borneo FC di Parepare, Pertarungan Sengit Penuh Sejarah
Harga Emas Perhiasan Relatif Stabil Meski Pasar Global Bergejolak