Febriana/Trias Bungkam Duo Tuan Rumah, Balas Luka SEA Games di Malaysia Open

- Jumat, 09 Januari 2026 | 02:20 WIB
Febriana/Trias Bungkam Duo Tuan Rumah, Balas Luka SEA Games di Malaysia Open

KUALA LUMPUR – Suasana di Axiata Arena Kamis siang itu benar-benar mencekam. Ribuan sorak penyemangat menggema untuk duo andalan tuan rumah, Pearly Tan dan Thinaah Muralitharan. Tapi di tengah tekanan itu, justru ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari, yang tampil lebih memukau. Mereka berhasil menyingkirkan sang jagoan lokal di babak 16 besar Malaysia Open 2026. Bagi Ana sapaan Febriana kemenangan ini terasa spesial. Ia mengakuinya sebagai sebuah penebusan atas luka kekalahan di final SEA Games Thailand setahun silam.

Pertarungan berlangsung sengit. Ana dan Trias tak mudah terintimidasi oleh dukungan fanatik penonton. Mereka bermain cerdas, nekat di momen-momen krusial, dan akhirnya berhasil membungkam Pearly/Thinaah dalam dua gim langsung. Sungguh pencapaian yang manis, mengingat mereka berhasil mencuri kemenangan di kandang lawan yang paling bersemangat.

Strategi mental mereka ternyata kunci utamanya. Skor akhir 26-24 dan 21-17 cukup menggambarkan ketatnya laga.

"Alhamdulillah kami bisa bermain dengan baik hari ini," ujar Febriana usai pertandingan.

"Dari awal sudah siap mental. Tahu akan ada tekanan besar karena mereka main di depan publik sendiri. Tapi kami memutuskan fokus ke permainan kami saja," tambahnya.

Menurut Ana, keberanian mengambil risiko di poin-poin genting menjadi penentu. Di gim pertama, saat lawan berhasil mengejar ketertinggalan, mereka justru saling mengingatkan untuk lebih nekat lagi.

"Main tidak boleh terlalu hati-hati di situasi kritis. Sebelumnya sempat ragu, pukulan jadi kurang mantap. Untungnya di gim kedua kami sudah lebih menang angin, jadi bisa lebih leluasa menekan," paparnya.

Di balik kemenangan ini, ternyata ada motivasi yang lebih dalam. Kekalahan menyakitkan dari pasangan yang sama di final SEA Games 2025 masih membekas di benak mereka. Waktu itu, Ana/Trias sempat unggul di gim penentu sebelum akhirnya tersusul dan harus puas dengan medali perak.

"Rasanya masih kami ingat jelas," sambung Ana, suaranya terdengar lebih tegas.

"Sakitnya kalah di saat-saat genting itu jadi pelajaran berharga. Hari ini, kami tidak mau mengulangi kesalahan yang sama. Itu jadi motivasi tambahan untuk bermain lebih maksimal."

Dengan tiket perempatfinal di tangan, perjalanan Ana dan Trias di Malaysia Open 2026 belum berakhir. Mereka kini menunggu pemenang dari laga antara wakil Taiwan, Hu Ling Fang/Jheng Yu Chieh, dan duet Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee So Hee. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat (9/1/2026). Tantangan berikutnya sudah menanti.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar