Air bah kembali melanda Cilegon. Kali yang meluap dan tanggul yang jebol membuat tiga kecamatan di kota itu terendam, memaksa sejumlah warga untuk meninggalkan rumah mereka.
Kondisi terparah terjadi di Cibeber. Di sana, ratusan keluarga terdampak. Ketinggian airnya bervariasi, mulai dari sebetis orang dewasa hingga hampir setengah meter. Suasana di lokasi tentu saja kalut.
Kepala BPBD Cilegon, Suhendi, membeberkan rinciannya pada Senin (12/1/2025).
"Tiga kecamatan. Cibeber, Jombang, Ciwandan. Ketinggian bervariasi. Sekitar 60 cm-an. Luapan kali, sungai Cibeber. Ada juga tanggul yang jebol," jelasnya.
Menurutnya, banjir ini mulai terjadi sejak Minggu lalu. Wilayah Jombang, khususnya di Kranggot, ikut kebanjiran karena luapan dari Kali Nyikambang yang tak terbendung. Sementara itu, di area Ciwandan tepatnya depan Koramil, masalahnya terletak pada drainase yang nyaris tak berfungsi.
Artikel Terkait
Trump Ancam Hancurkan Kapal Iran, Blokade AS di Selat Hormuz Picu Lonjakan Harga Minyak
Tren WFA Dorong Lonjakan Kunjungan dan Okupansi Hotel di Puncak
KPK Siap Lanjutkan Penyidikan Kasus Mark-Up Rumah Jabatan DPR Meski Ada Praperadilan
KPK Proses SP3 Kasus Korupsi Anoda Logam Usai Tersangka Meninggal Dunia