Di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, suasana pagi itu cukup hening. Presiden Prabowo Subianto mengawali retret kabinetnya dengan membahas sesuatu yang mendesak: bencana.
Menurutnya, pemerintah punya kekuatan untuk menghadapi berbagai musibah yang melanda sejumlah wilayah. Hal ini disampaikannya dalam taklimat awal tahun di hadapan para menteri Kabinet Merah Putih beserta sejumlah pimpinan lembaga, Selasa lalu.
"Saudara-saudara sekalian, kita memahami bahwa kondisi bangsa kita penuh dengan tantangan dan cobaan," ujar Prabowo.
Ia lalu menyebutkan beberapa lokasi. "Yang terakhir tentunya kita memahami benar bencana-bencana yang terjadi di 3 provinsi, di Aceh, tapi beberapa juga di tempat-tempat lain. Di Jawa Barat juga, di Jawa Timur, di Jawa Tengah, di beberapa tempat lain."
Narasi yang dibangun Prabowo terasa optimistis. Di tengah deretan kabar bencana, ia justru melihat sebuah pembuktian. Ternyata, Indonesia mampu menanganinya. Pengalaman sebagai mantan Danjen Kopassus mungkin memberinya perspektif khusus soal ketangguhan.
Artikel Terkait
Jaksa Italia Selidiki Tragedi Bar Swiss yang Tewaskan 40 Orang
KPK Dalami Aliran Dana Kasus Bupati Bekasi dan Wakil Ketua DPRD
Tragedi di Gaza: Drone Israel Tewaskan Empat Anak dalam Serangan ke Tenda Pengungsi
Survei LSI: Mayoritas Publik Tolak Pilkada Lewat DPRD, Istana Angkat Bicara