Di awal tahun ini, Pemerintah Kota Pekanbaru dan Forkopimda langsung menyoroti masalah yang selama ini mengganggu pemandangan dan yang lebih penting membahayakan keselamatan. Mereka menggelar rapat koordinasi khusus untuk membahas kekacauan kabel fiber optik yang menjalar di berbagai sudut kota.
Rapat penting itu dihadiri langsung oleh Wali Kota Agung Nugroho beserta Wakilnya, Markarius Anwar. Tak ketinggalan, hadir juga Ketua DPRD Muhammad Isa Lahamid, Kapolresta Jeki Rahmat Mustika, Kepala Kejari Silpia Rosalina, dan pimpinan TNI setempat. Intinya, semua pimpinan daerah berkumpul untuk satu tujuan.
Faktanya di lapangan, kondisi kabel-kabel itu memang sudah parah. Banyak yang terpasang sembarangan, tanpa izin, dan menjuntai hingga ke badan jalan. Bahkan, ada yang melintang begitu saja. Akibatnya? Sudah beberapa kali terjadi kecelakaan lalu lintas, dan yang paling tragis, menelan korban jiwa. Ini jelas situasi yang tak bisa lagi dibiarkan.
Karena itu, Forkopimda sepakat untuk bertindak tegas. Penertiban harus segera dilakukan, terukur, dan terkoordinasi. Keselamatan warga harus jadi prioritas utama.
Sebagai langkah konkret, Kapolresta Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika bersama Kajari Silpia Rosalina mengumumkan akan membentuk Satgas khusus. Satgas ini nantinya beranggotakan unsur TNI, Polri, dan Kejaksaan.
Tugas mereka langsung turun ke jalan, menertibkan kabel-kabel yang dinilai membahayakan.
"Dalam waktu dekat, pemotongan akan kita lakukan di titik-titik yang paling rawan," tegasnya. Namun sebelum tindakan tegas itu, pemerintah kota akan memberi kesempatan terakhir pada para provider. Mereka akan diundang untuk merapikan jaringan secara mandiri.
Artikel Terkait
KPK Panggil Anggota DPRD Bekasi untuk Perkuat Kasus Bupati Nonaktif
Jaksa Italia Selidiki Tragedi Bar Swiss yang Tewaskan 40 Orang
KPK Dalami Aliran Dana Kasus Bupati Bekasi dan Wakil Ketua DPRD
Tragedi di Gaza: Drone Israel Tewaskan Empat Anak dalam Serangan ke Tenda Pengungsi