Namun begitu, nada Trump berubah keras. "Tapi mereka, mereka telah membunuh banyak orang, ingat itu," tambahnya, tanpa merinci lebih jauh.
Menurut pengakuannya, operasi tersebut berjalan relatif mulus. Trump meyakini tidak ada warga AS yang tewas, meski ada sejumlah personel yang terluka saat berusaha mendekati lokasi persembunyian Maduro yang dijaga sangat ketat.
"Saya rasa tidak ada yang tewas, harus saya katakan, karena beberapa orang terkena tembakan. Tetapi mereka kembali dan kondisi mereka cukup baik," jelas Trump.
Ia juga mengakui ada helikopter yang terkena tembakan. Tapi, untungnya, tidak ada pesawat yang jatuh atau hilang.
"Kami tidak kehilangan pesawat. Semuanya kembali. Salah satunya terkena tembakan cukup keras, sebuah helikopter, tetapi kami berhasil mendapatkannya kembali," pungkas Trump menutup penjelasannya.
Artikel Terkait
Prabowo Tegaskan Subsidi BBM Dipertahankan untuk 80 Persen Rakyat Miskin
Banyumas Olah Sampah Jadi Bahan Bakar, Capai 100 Ton RDF per Hari
Australia dan Palembang Perdalam Kerja Sama Sanitasi dan Lingkungan
PT Freeport Indonesia Kenang 9 Korban Jiwa dalam Peringatan HUT ke-59