Namun begitu, nada Trump berubah keras. "Tapi mereka, mereka telah membunuh banyak orang, ingat itu," tambahnya, tanpa merinci lebih jauh.
Menurut pengakuannya, operasi tersebut berjalan relatif mulus. Trump meyakini tidak ada warga AS yang tewas, meski ada sejumlah personel yang terluka saat berusaha mendekati lokasi persembunyian Maduro yang dijaga sangat ketat.
"Saya rasa tidak ada yang tewas, harus saya katakan, karena beberapa orang terkena tembakan. Tetapi mereka kembali dan kondisi mereka cukup baik," jelas Trump.
Ia juga mengakui ada helikopter yang terkena tembakan. Tapi, untungnya, tidak ada pesawat yang jatuh atau hilang.
"Kami tidak kehilangan pesawat. Semuanya kembali. Salah satunya terkena tembakan cukup keras, sebuah helikopter, tetapi kami berhasil mendapatkannya kembali," pungkas Trump menutup penjelasannya.
Artikel Terkait
Prabowo Dorong Terminal Khusus dan Kerja Sama Maskapai untuk Percepatan Haji
Hasan Nasbi Kritik Pernyataan Provokatif di Tengah Tantangan Global
Prabowo Perintahkan Pengawasan Ketat Pembangunan Sekolah Rakyat di Kalsel
Novel Baswedan Desak Pembentukan TGPF Independen untuk Kasus Penyekatan Andrie Yunus