Puncak Arus Balik Nataru: 196 Ribu Kendaraan Serbu Gerbang Tol Jabotabek

- Minggu, 04 Januari 2026 | 19:45 WIB
Puncak Arus Balik Nataru: 196 Ribu Kendaraan Serbu Gerbang Tol Jabotabek

Hari ini, Minggu (4/1), diperkirakan jadi puncak arus balik Nataru. Ratusan ribu kendaraan akan membanjiri jalan menuju Jabotabek. Menurut Jasa Marga, angkanya bisa mencapai 196 ribu kendaraan yang melintas lewat empat gerbang tol utama. Kalau dibandingin dengan lalu lintas normal, ini berarti ada kenaikan hampir 10 persen.

Rivan A. Purwantono, Direktur Utama Jasa Marga, menjelaskan persiapan yang sudah dilakukan.

"Kami sudah siaga. Mulai dari mengoptimalkan layanan, mengatur lalu lintas di titik-titik rawan, sampai memastikan petugas dan sarana pendukung siap di lapangan. Tujuannya satu: agar perjalanan masyarakat tetap aman dan lancar," ujar Rivan, Minggu (4/1/2026).

Faktanya, gelombang kepulangan sudah berlangsung sejak beberapa hari lalu. Data terkini menunjukkan, sejak tanggal 1 Januari kemarin, sudah lebih dari 509 ribu kendaraan yang kembali ke Jakarta. Angka itu terkumpul dari empat pintu gerbang tol: Cikupa, Ciawi, Cikampek Utama, dan Kalihurip Utama.

Dari arah Trans Jawa lewat Cikampek Utama, misalnya, tercatat 119.455 kendaraan. Sementara dari arah Bandung via Kalihurip Utama, jumlahnya bahkan lebih tinggi: 120.408 kendaraan. Kalau digabung, arus dari kedua gerbang itu naik signifikan, sekitar 38,39% di atas angka normal.

Nah, dari arah lain juga padat. Dari Merak lewat GT Cikupa, sudah sekitar 138 ribu kendaraan yang melintas. Sedangkan dari kawasan Puncak via GT Ciawi, angkanya mencapai 130 ribu lebih.

Secara total, dalam periode 17 hari libur Nataru mulai 18 Desember 2025 sampai pagi ini Jasa Marga mencatat ada 2,65 juta lebih kendaraan yang menuju Jabotabek. Yang menarik, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek justru lebih tinggi lagi: hampir 2,8 juta kendaraan, atau naik 10,4%.

Menghadapi situasi ini, koordinasi dengan pihak kepolisian pun diperketat.

"Kami terus berkoordinasi intens dengan Kepolisian. Semua rencana rekayasa lalu lintas yang mereka anggap perlu, akan kami dukung penuh," pungkas Rivan.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar