Di Aceh Tamiang, Kamis kemarin, Presiden Prabowo Subianto buka suara soal keluhan yang sampai ke telinganya. Rupanya, sejumlah bupati dari daerah yang dilanda banjir dan longsor merasa belum dikunjungi. Prabowo pun meminta maaf.
Dalam rapat koordinasi di Aceh, ia mengaku mendapat laporan itu dari Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. "Saya kemarin sempat ke Tapsel, dan hari ini saya kembali ke Tamiang," ujarnya. Menurutnya, Tamiang termasuk salah satu kabupaten yang paling parah terdampak.
"Dan saya tahu bahwa saya dapat laporan dari mendagri, gubernur, bahwa banyak kabupaten lain bertanya, 'kok Presiden belum sampai?'. Saya minta maaf saya belum bisa ke semua titik," kata Prabowo.
Memang, jadwalnya padat. Ia seringkali disarankan untuk mendahulukan lokasi-lokasi dengan kegiatan penting. Namun begitu, Prabowo tak menampik bahwa semua daerah sebenarnya sedang berjuang menghadapi kesulitan yang sama besarnya.
"Tapi saya pilih atau saya disarankan hadir di tempat-tempat yang sedang ada kegiatan penting dan walaupun semua daerah pasti mengalami kesulitan yang sangat besar," jelasnya.
Meski begitu, ada janji yang ia sampaikan. "Tetapi saya sudah sampaikan ke gubernur, mendagri, nanti insyaallah saya coba tetap daerah-daerah yang dampaknya besar akan saya datangi, itu pertama," lanjut Prabowo. Rencananya, wilayah-wilayah dengan kerusakan parah akan tetap menjadi prioritas kunjungannya.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Pria di Kebon Jeruk, Sita Lebih 1 Kg Kokain dari Malaysia
Hetifah Sjaifudian: Kecaman ke Alumni LPDP adalah Alarm Sosial, Bukan Serangan Pribadi
Gempa M 7,1 Guncang Lepas Pantai Malaysia, Dirasakan hingga Kalimantan
Rumah di Pamulang Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik