Banjir yang menerjang Desa Penomon Jaya di Gayo Lues, Aceh, sempat memutus akses. Tapi kini, situasinya sudah berubah. Personel Polri bersama warga lokal berhasil menyelesaikan sebuah jembatan darurat dalam waktu singkat, kurang dari seminggu. Jembatan itu sudah bisa difungsikan.
Dari dokumentasi yang beredar, jembatan kayu itu terlihat kokoh melintang di atas sungai. Papan-papannya disusun rapat, tanpa celah yang mengkhawatirkan. Yang menarik, jembatan darurat ini dibangun untuk menyambung dua sisi jembatan beton permanen yang sebelumnya putus diterjang banjir. Jadi, kini ada sambungan di tengah-tengahnya.
Untuk keamanan, di sisi-sisi jembatan dipasang sandaran dari besi dan tali. Fungsinya jelas, agar pengguna tidak terpeleset jatuh ke aliran air di bawah. Kekuatannya pun teruji jembatan itu mampu menahan puluhan personel Polri yang berdiri bersama di atasnya dalam satu waktu.
Warga sekitar, tentu saja, sangat lega. Mereka mengapresiasi kecepatan kerja para polisi. Menurut mereka, proses pembangunannya hanya makan waktu lima hari.
Artikel Terkait
Arus Balik Lebaran 2026: Pemudik Terjebak Macet 14 Jam di Jalur Sukabumi
KPK Ubah Status Tahanan Yaqut Cholil Qoumas ke Rumah Usai Diketahui Idap GERD Akut dan Asma
Kapolri Pantau Destinasi Wisata, Waspadai Perpotongan Arus Balik dan Liburan
Presiden Palestina Peringatkan Bahaya Proyek Israel Raya dan Desak Konferensi Perdamaian