Pendapat serupa disampaikan Eli Salomo Sinaga, Koordinator Warga Peduli Warga dari jaringan yang sama. Ia menegaskan upaya penanganan sudah berjalan sejak hari pertama bencana melanda, 26 November lalu. Skalanya nasional, mencakup tiga provinsi sekaligus.
Presiden disebutkan telah mengerahkan lebih dari 50.000 personel gabungan. Angka yang cukup besar, di mana 26.000 di antaranya sudah diterjunkan sejak pekan pertama. Tak cuma soal personel, anggaran yang disiapkan juga tidak main-main: Rp 60 triliun.
"Hal ini menunjukkan keseriusan dan perhatian penuh Presiden," ujar Eli.
Eli yakin pemerintah tetap terbuka pada masukan. Komitmen untuk perbaikan terus ada. Hanya saja, menurutnya, komunikasi ke publik perlu lebih dioptimalkan lagi agar informasi yang beredar berasal dari sumber yang bisa dipercaya.
Melalui gerakan Warga Peduli Warga, 98 Resolution Network mengajak seluruh masyarakat untuk bersolidaritas. "Kekompakan dan gotong royong itu kunci," ucapnya.
"Mengesampingkan ego kelompok atau sektoral sangat penting untuk penanggulangan bencana yang efektif."
Artikel Terkait
Prabowo Buka Pintu BUMN untuk Direktur Asing, KPK Siapkan Pengawasan Ketat
Ramadan 2026 Diprediksi Masih Dibayangi Hujan, Kemarau Baru Datang April-Mei
Gempa Dangkal 3,0 SR Guncang Gayo Lues di Pagi Buta
Surat Terakhir Bocah SD di Ngada: Uang untuk Buku yang Tak Pernah Terbeli