Kementerian UMKM Dorong Pedagang Thrifting Beralih ke Brand Lokal
Kementerian UMKM akan mengadakan pertemuan penting pada Senin (10/11) untuk membahas skema transisi pedagang thrifting menjual produk brand lokal. Pertemuan ini akan melibatkan asosiasi brand lokal dalam perumusan strategi.
Skema Transisi untuk Pedagang Thrifting
Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM, Temmy Satya Permana, mengungkapkan pembahasan akan fokus pada skema bisnis yang akan diterapkan selama proses transisi di Pasar Senen. "Besok saya akan ketemu dengan asosiasi brand lokal untuk bahas skema dan brand-brand apa saja yang akan onboarding dalam proses transisi ini," jelas Temmy.
Kesiapan Pedagang Thrifting Pasar Senen
Setelah bertemu dengan perwakilan pedagang thrifting Pasar Senen, Temmy menyatakan bahwa pedagang telah menyatakan kesiapan untuk memasarkan brand lokal meski masih membutuhkan waktu penyesuaian.
Ekspansi Program ke Seluruh Indonesia
Program transisi ini tidak hanya terbatas pada pedagang thrifting Pasar Senen. Kementerian UMKM juga melakukan koordinasi dengan dinas terkait di seluruh Indonesia untuk menawarkan skema serupa kepada pedagang thrifting di berbagai daerah.
Jaminan Kelangsungan Usaha
Meski impor pakaian bekas akan diperketat, Kementerian UMKM memastikan pelaku usaha thrifting tetap dapat beraktivitas dengan beralih ke produk lokal. "Tugas kami adalah memastikan bahwa teman-teman UMKM yang saat ini masih berjualan pakaian bekas impor dapat terus berusaha," tegas Temmy.
Rebranding Pasar Senen
Inisiatif ini sejalan dengan rencana pemerintah untuk merebranding Pasar Senen Jakarta Pusat dari pusat thrifting menjadi sentra produk dan brand lokal. Langkah ini didukung oleh rencana penerbitan aturan baru untuk menindak praktik impor pakaian bekas.
Artikel Terkait
Industri Kripto Indonesia Genjot Literasi untuk Tekan Investasi Ikut-ikutan
Kemkomdigi Awasi Sidang Gugatan Rp3,3 Triliun Bali Towerindo ke Pemkab Badung
Harga CPO Catat Pelemahan Mingguan Kedua, Didorong Ekspor Malaysia Turun dan Kekhawatiran China
Saham BUMI Kuasai Pasar dengan Volume 50 Miliar Saham, Kontribusi ke IHSG Capai 17 Poin