Persebaya Hadapi Bhayangkara dalam Duel Bernardo Tavares vs Paul Munster

- Jumat, 13 Februari 2026 | 23:00 WIB
Persebaya Hadapi Bhayangkara dalam Duel Bernardo Tavares vs Paul Munster

MURIANETWORK.COM - Laga pekan ke-21 Liga 1 2025/2026 antara Persebaya Surabaya melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu malam, sarat dengan narasi personal. Pertemuan ini menghadirkan duel taktis antara Bernardo Tavares, pelatih Persebaya, dengan Paul Munster, arsitek Bhayangkara, yang memiliki catatan unik: Tavares belum pernah menang dalam pertemuan sebelumnya melawan Munster. Tekanan psikologis dan keinginan untuk membalikkan sejarah membuat pertandingan ini lebih dari sekadar perburuan tiga poin.

Kenangan Pahit dari Parepare

Rivalitas personal ini berakar dari sebuah pertemuan di Parepare. Kala itu, Bernardo Tavares masih menukangi PSM Makassar dan menjamu Persebaya pimpinan Paul Munster di Stadion Gelora BJ Habibie pada Maret 2025. Meski didukung penuh suporter Kandang Ayam, PSM justru takluk dengan skor tipis 0-1. Kekalahan di rumah sendiri itu meninggalkan kesan mendalam bagi Tavares, sebuah hasil yang lebih disebabkan oleh detail kecil yang luput ketimbang dominasi lawan.

Kekalahan itu terasa pahit, terutama karena Munster berhasil menerapkan disiplin taktis yang efektif untuk meredam serangan PSM.

Drama Kembali ke Surabaya

Kini, situasinya berbalik. Tavares justru harus menghadapi mantan pelatih Persebaya tersebut di kandang sendiri, GBT. Drama pertemuan ini semakin kental dengan kembalinya empat figur yang sangat mengenal atmosfer Surabaya: Paul Munster, Mustaqim, Sho Yamamoto, dan Slavko Damjanovic. Mereka datang bukan sebagai orang asing, melainkan sebagai pihak yang paham betul karakter tim dan gempita tribun.

Bagi Tavares, tekanan untuk menjaga tren positif Persebaya di kandang sendiri terasa lebih berat. Kekalahan lagi dari sosok yang sama berpotensi mengusik stabilitas tim yang sedang dibangunnya.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar