MEDAN - Sebuah insiden tragis terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara. Seorang pria paruh baya, Jefri Fernandus Sitindaon, nekat menyerang tetangganya sendiri. Motifnya? Sesuatu yang bagi banyak orang terdengar sangat sepele: debu dari sapuan lantai.
Korban, Swita Sidebang, mengalami luka berat. Dia ditikam berkali-kali di bagian wajah, pipi, hingga dahinya. Kondisinya cukup parah sehingga harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.
Menurut Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Nelson JP Sipahutara, senjata yang digunakan dalam penyerangan ini cukup mengejutkan: sebuah pahat kayu. Pelaku, kata dia, sudah lama menyimpan rasa kesal.
"Berdasarkan pengakuan pelaku, peristiwa terkena debu saat korban menyapu ini sudah kerap berulang. Hal itu memicu emosi dan rasa dendam yang mendalam pada diri pelaku,"
ujar Kompol Nelson, Minggu (29/3/2026).
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Gagal Finis di Moto3 AS Usai Insiden Highside
Presiden Prabowo Sambut Hangat Diaspora Indonesia di Tokyo
Pria Ditemukan Tewas dengan Luka Tajam di Pasar Malioboro Jambi
Kepatuhan LHKPN DPR Terendah, Hanya 55,14% yang Lapor