SURABAYA Performa Persebaya belakangan ini memang jauh dari kata stabil. Setelah dihajar Borneo FC, tim yang dijuluki Green Force itu terpeleset ke posisi ketujuh klasemen. Nah, jelang laga krusial melawan Persita Tangerang pekan depan, pelatih Bernardo Tavares buka suara. Ia menyoroti satu masalah mendasar yang, menurutnya, jadi biang keladi: persaingan di dalam skuad yang kurang ketat.
“Pemain harus merasa jika tidak tampil maksimal, mereka bisa kehilangan tempat. Itu yang akan meningkatkan kualitas tim,”
tegas Tavares dalam sebuah sesi jumpa pers. Intinya, ia ingin setiap pemain punya rasa was-was, terdorong untuk terus berjuang mempertahankan posisinya di starting eleven. Tanpa tekanan internal itu, semangat bisa kendur dan performa pun turun.
Menariknya, Tavares membandingkan situasi ini dengan pengalamannya menangani PSM Makassar dulu. Di sana, persaingan antar pemain jauh lebih sehat dan kompetitif. Suasana seperti itulah yang rupanya kurang ia rasakan di Persebaya saat ini.
Di sisi lain, masalah ini makin runyam karena tim sedang dilanda badai cedera. Banyak pemain andalan yang harus absen. Akibatnya, opsi Tavares di bangku cadangan sangat terbatas. Rotasi pemain tidak bisa optimal, dan keseimbangan tim pun ikut terganggu. Situasi yang cukup pelik, memang.
Namun begitu, ada secercah harapan. Jeda kompetisi ini dimanfaatkan betul untuk pemulihan. Bek kanan Catur Pamungkas, misalnya, sudah mulai ikut latihan lagi. Kabar baik yang tentu sedikit meringankan beban.
Laga di Stadion Gelora Bung Tomo nanti benar-benar ujian penting. Momentum bangkit. Kalau bisa menang, peluang naik ke papan atas masih terbuka lebar. Tapi, jalan menuju ke sana tidak mudah.
Dengan sisa waktu persiapan yang ada, Tavares berharap anak asuhnya bisa fokus total. Setiap sesi latihan harus dimaksimalkan. Tapi, ia tetap punya catatan besar. Selama persaingan internal antar pemain tidak diciptakan, akan sulit bagi Persebaya untuk kembali ke performa puncaknya. Tantangan nyata yang harus dijawab, bukan cuma di lapangan, tapi juga di dalam dinamika tim sendiri.
Artikel Terkait
Casemiro Dikabarkan Sepakat Gabung Inter Miami, Reuni dengan Messi di MLS Makin Dekat
Persib Bandung di Ambang Gelar, Tapi Ancaman Mario Lemos dan Persijap Mengintai
Andik Vermansyah Bersinar di Usia 34 Tahun, Jadi Raja Assist dan Bawa Garudayaksa Promosi ke Super League
Persis Solo Terancam Kehilangan Deretan Pemain Inti di Tengah Perjuangan Melawan Degradasi