SURABAYA Performa Persebaya belakangan ini memang jauh dari kata stabil. Setelah dihajar Borneo FC, tim yang dijuluki Green Force itu terpeleset ke posisi ketujuh klasemen. Nah, jelang laga krusial melawan Persita Tangerang pekan depan, pelatih Bernardo Tavares buka suara. Ia menyoroti satu masalah mendasar yang, menurutnya, jadi biang keladi: persaingan di dalam skuad yang kurang ketat.
“Pemain harus merasa jika tidak tampil maksimal, mereka bisa kehilangan tempat. Itu yang akan meningkatkan kualitas tim,”
tegas Tavares dalam sebuah sesi jumpa pers. Intinya, ia ingin setiap pemain punya rasa was-was, terdorong untuk terus berjuang mempertahankan posisinya di starting eleven. Tanpa tekanan internal itu, semangat bisa kendur dan performa pun turun.
Menariknya, Tavares membandingkan situasi ini dengan pengalamannya menangani PSM Makassar dulu. Di sana, persaingan antar pemain jauh lebih sehat dan kompetitif. Suasana seperti itulah yang rupanya kurang ia rasakan di Persebaya saat ini.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Gagal Finis di Moto3 Amerika Usai Kecelakaan
Veda Ega Pratama Kejutkan COTA, Start P4 Moto3 AS 2026
Barcelona Incar Bastoni, Inter Buka Opsi Tukar Pemain
Pangsuma FC Hajar Kuda Laut Nusantara 4-1 di Lanjutan Liga Futsal Profesional