Jakarta punya rencana baru untuk menata kawasan padat di sekitar Stasiun Pasar Senen. Targetnya, pembangunan rumah susun atau rusun untuk relokasi warga di bantaran rel bakal dimulai pada Mei 2026 mendatang. Proyek ini bukan sekadar membangun tembok dan atap, tapi upaya serius memberikan hunian yang layak bagi warga.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menegaskan ini adalah tindak lanjut arahan langsung dari Presiden.
“Groundbreaking kita targetkan Mei 2026. Saat ini seluruh pihak sedang mematangkan skema pembangunan dan pembiayaannya,”
katanya dalam pernyataan tertulis, Senin lalu. Intinya, permukiman yang selama ini dianggap tak memadai di sepanjang rel kereta akan segera ditangani.
Lahan seluas 1,61 hektare yang bakal dipakai adalah aset BUMN. Nantinya, di situ akan berdiri hunian vertikal. Pemerintah pusat, Pemda DKI, BUMN, sampai swasta diajak berkolaborasi dalam skema ini. Sinergi, begitu kira-kira kata kuncinya.
Nah, soal desain dan eksekusinya, ada beberapa opsi yang masih digodok. Perum Perumnas mengusulkan pembangunan sekitar 1.000 unit dalam dua tower. Dananya rencananya dari APBN.
Artikel Terkait
Maarten Paes Raih Kiper Terbaik PSSI Awards 2026, Tekankan Pentingnya Kerja Kolektif
Dua Personel UNIFIL Tewas dalam Ledakan di Lebanon Selatan
KPK Tetapkan Dua Pengusaha Haji sebagai Tersangka Baru Kasus Korupsi Kuota
Veda Ega Pratama Gagal Finis di Moto3 AS Usai Kecelakaan di Lap Keempat