Veda Ega Pratama Gagal Finis di Moto3 Amerika Usai Kecelakaan

- Senin, 30 Maret 2026 | 02:00 WIB
Veda Ega Pratama Gagal Finis di Moto3 Amerika Usai Kecelakaan

Pil pahit harus ditelan Veda Ega Pratama di seri ketiga Moto3 Amerika 2026. Balapan di Circuit of the Americas (COTA) yang digelar Senin dini hari WIB (30/3/2026) itu berakhir dini bagi pembalap Indonesia itu. Padahal, start-nya cukup menjanjikan, dari posisi empat. Sayangnya, dengan sisa 10 putaran lagi, kecelakaan memaksanya keluar trek.

Membela Honda Team Asia, Veda langsung kehilangan momentum di lap pertama. Posisinya merosot ke urutan delapan. Sementara itu, duo Red Bull KTM, Alvaro Carpe dan Valentin Perrone, justru melesat dan mengambil alih komando di depan.

Namun begitu, anak 17 tahun ini tak gampang menyerah. Perlahan tapi pasti, ia mulai merebut kembali posisinya. Bahkan di lap ketiga, ia sempat mencatatkan waktu lap tercepat. Itu sinyal bagus, menunjukkan bahwa sebenarnya ia punya ritme untuk bertarung. Di depan, Maximo Quiles (CFMoto Aspar Team) yang memimpin.

Lalu, Kecelakaan Itu Terjadi

Nasib sial datang tak terduga. Veda terjatuh. Bukan cuma gagal finis, insiden ini juga menjerat Joel Esteban dari LevelUp – MTA yang ada di belakangnya. Keduanya terpaksa menerima status DNF (Did Not Finish). Sungguh akhir pekan yang menyakitkan.

Veda sendiri menyikapinya dengan kepala dingin. Ia mengaku ini pelajaran berharga.

“Situasi seperti ini jadi pelajaran yang mahal buat saya, di karier yang masih sangat baru di dunia MotoGP,” ujarnya.

Catatan Mengejutkan Sebelum COTA

Sebelum datang ke Texas, momentum Veda sebenarnya sedang naik. Di seri pembuka di Thailand, ia finis kelima. Lalu, di Brasil, ia membuat kejutan dengan naik podium ketiga! Prestasi itu monumental.

Ya, itu adalah pertama kalinya seorang rider Indonesia menembus tiga besar di lomba Moto3. Sebuah pencapaian bersejarah yang bikin seluruh komunitas balap tanah air berdecak kagum. Ia membuktikan progresnya nyata.

Kini, setelah insiden di COTA, tantangannya adalah bangkit. Veda pasti berharap bisa segera melupakan weekend buruk ini dan kembali menunjukkan taring di seri-seri mendatang. Musim masih panjang.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar