Sebanyak 657 petugas Satuan Tugas (Satgas) Arafah telah disiapkan oleh Kementerian Haji dan Umrah untuk mendukung kelancaran ibadah haji jemaah Indonesia pada musim haji tahun ini. Para petugas tersebut ditempatkan di berbagai titik layanan guna memastikan seluruh kebutuhan jemaah, mulai dari transportasi, akomodasi, konsumsi, kesehatan, bimbingan ibadah, hingga perlindungan, dapat terpenuhi secara optimal.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, menjelaskan bahwa personel yang diterjunkan terdiri dari petugas adhoc Arafah, koordinator markas, pengawas konsumsi, serta unsur layanan lainnya. “Mereka akan memastikan transportasi, akomodasi, konsumsi, kesehatan, bimbingan ibadah, hingga pelindungan jemaah berjalan maksimal,” ujarnya.
Untuk menjamin layanan kesehatan selama fase Armuzna yang mencakup Arafah, Muzdalifah, dan Mina pemerintah telah mendirikan pos kesehatan di lokasi Arafah dan Mina. Pos-pos tersebut berfungsi sebagai pusat pelayanan kesehatan yang siaga sepanjang waktu, sehingga jemaah dapat memperoleh penanganan medis secara cepat dan tepat jika diperlukan.
Di sisi lain, Maria menekankan pentingnya solidaritas antarsesama jemaah selama pelaksanaan puncak ibadah haji. Ia mengimbau agar setiap jemaah saling memperhatikan, terutama jika melihat ada yang tampak kebingungan, kelelahan, atau terpisah dari rombongan. Kondisi tersebut, menurutnya, harus segera dilaporkan kepada petugas terdekat.
“Jika melihat jemaah yang tampak kebingungan, kelelahan, atau terpisah dari rombongan, mohon segera dibantu dan dilaporkan kepada petugas terdekat. Semoga seluruh jemaah Indonesia diberi kesehatan, kekuatan, serta kelancaran dalam menjalani wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, dan lontar jumrah di Mina,” pungkas Maria.
Artikel Terkait
Sidang Vonis Tiga Anggota TNI AD Terdakwa Pembunuhan Kepala Cabang Bank Digelar 3 Juni
DPR Apresiasi Lonjakan Kualitas Layanan Haji 2026: Hotel Bintang Lima hingga Bus Direct untuk Jemaah
DLHK Banten Turunkan Tim Investigasi Dampak Lingkungan Ledakan Pabrik Kimia di Cilegon
Pria Berpura-pura Jadi Pembeli, Gasak Emas Batangan Rp400 Juta dari Toko di Medan