Kekalahan memalukan di kandang sendiri pada laga pamungkas Liga Italia menjadi titik kulminasi yang memaksa AC Milan mengambil langkah radikal. Klub berjuluk I Rossoneri itu resmi memecat pelatih kepala Massimiliano Allegri, bersama tiga petinggi klub lainnya, menyusul kegagalan mereka mengamankan tiket menuju Liga Champions musim depan.
Keputusan tersebut diumumkan pada Senin malam waktu Indonesia, dikonfirmasi oleh pakar transfer asal Italia, Fabrizio Romano. Melalui unggahan di media sosialnya, Romano menyatakan bahwa selain Allegri, CEO Giorgio Furlani, Direktur Olahraga Igli Tare, dan Kepala Pencari Bakat Geoffrey Moncada juga harus angkat koper dari San Siro.
“AC Milan telah memecat Massimiliano Allegri,” tulis Romano. “Sang pelatih akan meninggalkan klub dengan segera.”
“AC Milan telah memecat semua tokoh kunci di klub setelah gagal lolos ke Liga Champions, termasuk CEO Giorgio Furlani, Direktur Igli Tare, dan kepala pencari bakat Geoffrey Moncada,” jelasnya lebih lanjut.
Pernyataan resmi yang dirilis RedBird Capital, pemilik klub, menegaskan bahwa kegagalan mencapai Liga Champions menjadi titik balik yang memaksa perubahan mendalam dalam struktur kepengurusan. Mandat dari pemilik klub sangat jelas: kembali ke Liga Champions dan membangun fondasi untuk meraih kesuksesan serta posisi yang konsisten di papan atas Serie A.
“Pada sebagian besar musim ini, kami tetap berada di posisi dua besar liga, dengan peluang nyata untuk bersaing memperebutkan scudetto,” tulis pernyataan resmi klub. “Namun, pencapaian akhir musim ini jauh di bawah level yang telah kami tunjukkan hingga saat itu, dan kekalahan mengecewakan tadi malam mengubah musim ini menjadi kegagalan yang tak terbantahkan.”
“Saatnya untuk perubahan dan reorganisasi mendalam dalam departemen olahraga klub. Mulai saat ini, masa jabatan CEO AC Milan Giorgio Furlani, Direktur Olahraga Igli Tare, Pelatih Kepala Massimiliano Allegri, dan Direktur Teknis Geoffrey Moncada berakhir,” lanjut pernyataan tersebut. Pihak klub juga mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan dedikasi mereka selama masa jabatan.
Kekalahan tragis yang menjadi pemicu keputusan ini terjadi pada Minggu malam, saat AC Milan takluk 1-2 dari Cagliari di San Siro pada pekan terakhir Liga Italia. Sempat unggul lebih dulu melalui gol Alexis Saelemaekers, keunggulan Milan sirna setelah Gennaro Borelli dan Juan Rodriguez membalikkan keadaan untuk tim tamu.
Di sisi lain, pesaing langsung Milan seperti AS Roma dan Como 1907 berhasil meraih kemenangan pada pekan yang sama. Hasil tersebut memastikan Milan terlempar ke peringkat kelima klasemen dan gagal mengamankan satu tempat di empat besar, zona yang menjamin tiket ke Liga Champions.
Kegagalan ini menjadi akhir musim yang pahit bagi publik San Siro. Tekanan untuk segera melakukan perombakan besar pun tak terelakkan demi membangun kembali kekuatan tim untuk menghadapi musim depan. “Pengumuman lebih lanjut mengenai penunjukan baru ini akan disampaikan segera setelah semuanya diselesaikan, dengan tujuan memiliki struktur tim yang siap untuk musim depan,” demikian bunyi pernyataan resmi RedBird Capital.
Artikel Terkait
Komdis PSSI Jatuhkan Sanksi Teguran Keras ke Marc Klok, Beckham Putra, dan Tiga Pemain Persija Usai Laga Panas Persib vs Persija
Hamilton Kalahkan Verstappen di Duel Sengit GP Kanada, Raih Podium Terbaik Bersama Ferrari
Gali Freitas Beri Kode Bertahan di Persebaya, Kontras dengan Rumor Kepergian Pemain Asing Lain
Juventus dan AC Milan Gagal Lolos ke Liga Champions untuk Pertama Kalinya dalam 35 Tahun