Balapan Formula 1 GP Kanada 2026 di Sirkuit Gilles Villeneuve menghadirkan kembali duel klasik yang telah lama dinantikan para penggemar. Dua rival abadi, Lewis Hamilton dan Max Verstappen, terlibat dalam pertarungan sengit pada putaran-putaran akhir yang menguras emosi, sebelum akhirnya Hamilton finis sebagai runner-up. Hasil ini menjadi pencapaian terbaik pembalap asal Inggris itu sejak bergabung dengan Scuderia Ferrari sekaligus podium keduanya di musim 2026 yang kian menunjukkan peningkatan performa.
Meskipun sempat tersalip oleh Verstappen di awal balapan, Hamilton bangkit pada stint terakhir. Lewat manuver presisi, ia berhasil merebut kembali posisinya dari juara bertahan Red Bull tersebut melalui sisi luar Tikungan 1. Meski terus ditekan ketat hingga garis finis, Hamilton mampu mempertahankan posisinya untuk mengamankan podium ke-204 sepanjang kariernya. Sementara itu, Verstappen harus puas finis di posisi ketiga, yang sekaligus menjadi podium pertamanya musim ini.
Dalam sesi wawancara pasca-balapan yang dipandu oleh mantan rekan setimnya di McLaren, Heikki Kovalainen, Hamilton tidak dapat menyembunyikan rasa bahagianya. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada tim barunya yang telah memberikan dukungan penuh selama masa adaptasi yang sulit.
"Pertama-tama, saya harus mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tim saya di sini. Mereka menyambut saya dengan tangan terbuka. Setahun terakhir ini terasa cukup berat, jadi ketika kami akhirnya menemukan performa terbaik dan menjalani akhir pekan yang solid, rasanya luar biasa bisa kembali ke atas sini," ungkap Hamilton.
Di sisi lain, Verstappen juga memuji kualitas duel mereka di atas lintasan. Bagi pembalap asal Belanda tersebut, naik podium di tengah akhir pekan yang penuh tantangan merupakan hasil yang sangat positif untuk Red Bull Racing. Verstappen menegaskan bahwa target timnya saat ini adalah terus berkembang demi mengejar ketertinggalan dari para kompetitor di balapan-balapan selanjutnya.
Ketegangan di lintasan mencair saat kedua juara dunia ini bertemu di cooldown room. Di ruang isolasi sebelum naik ke podium, Hamilton dan Verstappen langsung menganalisis jalannya balapan dengan sangat cair. Analisis spontan yang terjadi di sana menunjukkan betapa detailnya kedua pembalap dalam membaca kekuatan mobil lawan. Bagi para pencinta F1, momen di Montreal ini menjadi sinyal kuat bahwa rivalitas legendaris Hamilton dan Verstappen masih jauh dari kata usai.
Artikel Terkait
Gali Freitas Beri Kode Bertahan di Persebaya, Kontras dengan Rumor Kepergian Pemain Asing Lain
Juventus dan AC Milan Gagal Lolos ke Liga Champions untuk Pertama Kalinya dalam 35 Tahun
PSM Makassar Kembali Masuk Daftar Larangan Transfer FIFA, Pembenahan Finansial Klub Dipertanyakan
Rumor Kepergian Bojan Hodak Bayangi Dominasi Persib, Persebaya Siap Manfaatkan Peluang